Breaking News:

Berita Surabaya

Kepala BKD Jatim Tegaskan Tak Ada Data yang Hilang Seusai Kebakaran

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim, Anom Surahno, menegaskan bahwa tidak ada data pegawai Pemprov Jatim yang hilang akibat kebakaran

Firman Rachmanudin
Diduga Korsleting Listrik, Kantor BKD Jatim Kebakaran. Ribuan Arsip Pensiunan PNS Hangus, Senin (30/9/2019) sekitar pukul 23.00 WIB 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim, Anom Surahno, menegaskan bahwa tidak ada data pegawai Pemprov Jatim yang hilang akibat kebakaran di Kantor BKD, tengah malam, Senin (30/9/2019), sekitar pukul 23.00 WIB.

Saat diwawancarai Surya.co.id di Gedung Negara Grahadi, Selasa (1/10/2019) pagi, Anom menegaskan bahwa data pegawai aman. Khususnya data-data kenaikan pangkat, data bahan mutasi pegawai Pemprov Jatim, yang ada di ruangan Kenaikan Pangkat yang semalam terbakar.

"Jadi yang kebakaran ada di satu ruangan di bagian mutasi, tepatnya ruangan di Kenaikan Pangkat (KP). Data yang terbakar adalah data-data yang sudah dientry, ada di bawah," kata Anom.

Ia menjelaskan kronologi kebakaran di BKD, bahwa saat malam tersebut ruangan mutasi, tepatnya di bagian kenaikan pangkat sedang dilakukan renovasi.

Karena jika pagi digunakan untuk kerja pegawa, maka pengerjaan renovasi ruangan dilakukan saat malam hari.

"Nah malam kemarin, pekerja itu lupa tidak mematikan AC, sementara mereka sedang istirahat. Jadi ternyata gara gara itu terjadi korsleting listrik sehingga terbakar," lanjut Anom.

Penyebab tersebut juga sama dengan hasil penyelidikan dari petugas Pemakadam Kebakaran.

Kendati demikian, Anom bersyukur bahwa kebakaran yang terjadi tidak besar dan tidak menyebar.

Atas kebakaran tersebut hanya ada meja yang terbakar, jendela yang pecah dan arsip arsip kepegawaian yang terbakar.

Tapi ia memastikan data tersebut tidak hilang.

"Kan sudah menggunakan sistem e-Master. Jadi sudah terkomputerisasi. Data yang di ruang Kenaikan Pangkat yang terbakar itu yang sudah entry dan sifatnya arsip untuk recheck, sehingga untuk dampak ke kenaikan pangkat tidak ada," tegasnya.

Selain data yang ada di ruang Kenaikan Pangkat, kebakaran juga menyentuh ruang data mutasi.

Namun tidak banyak jika dibandingkan di ruang Kenaikan Pangkat dan sistem yang digunakan juga sudah pakai e-master.

"Kami akan segera melakukan perbaikan di ruangan yang mengalami kebakaran, sehingga bisa difungsikan kembali seperti semula," pungkasnya.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved