Besok Massa Buruh Akan Geruduk Gedung Grahadi Untuk Tagih Janji Khofifah

Massa buruh dari berbagai elemen berencana menggeruduk Gedung DPRD Jatim, Jalan Indrapura, Surabaya, Rabu (2/10/2019).

Besok Massa Buruh Akan Geruduk Gedung Grahadi Untuk Tagih Janji Khofifah
surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Ribuan buruh di Jawa Timur mendatangi DPRD Jatim, Kamis (19/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

SURYA.co.id | SURABAYA - Massa buruh dari berbagai elemen berencana menggeruduk Gedung DPRD Jatim, Jalan Indrapura, Surabaya, Rabu (2/10/2019).

Mereka ingin menagih janji Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat May Day atau Hari Buruh 1 Mei 2019 lalu.

"Ibu Gubernur menjanjikan akan membuat Perda Penjaminan Pesangon," ucap Wakil Ketua FSPMI Jatim, Nuruddin, Selasa (1/10/2019).

Dalam unjuk rasa nanti, para buruh mendorong agar Perda tersebut segera dibahas, sehingga saat May Day 2020 bisa menjadi kado bagi para buruh.

"Buruh itu banyak yang di PHK tapi tidak dapat pesangon. Banyak perusahaan yang pailid tapi pemilik perusahaan kabur dan asetnya sudah dijaminkan ke bank dengan nilai yang lebih besar," lanjutnya.

Nuruddin mengungkapkan dalam unjuk rasa nanti buruh juga akan menuntut agar pemerintah mencabut pembahasan revisi undang-undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan.

Revisi undang-undang tersebut dianggap buruk cenderung merugikan pekerja dan lebih memihak kepada perusahaan.

Bahkan salah satu poin draft-nya adalah menghapus pesangon pekerja/buruh yang itu bertentangan dengan agenda para buruh di Jawa Timur.

"Untuk itu kami meminta teman-teman di pusat agar mengawal agar revisi UU ketenagakerjaan jangan sampai disahkan," pungkasnya.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved