Berita Gresik

Warga 3 Kelurahan di Gresik Protes Dump Truk Muat Batu Bara, Tuding Timbulkan Debu yang Mengganggu

Warga terdampak debu batu bara di Jalan RE Martadinata Gresik melakukan unjuk rasa

Warga 3 Kelurahan di Gresik Protes Dump Truk Muat Batu Bara, Tuding Timbulkan Debu yang Mengganggu
istimewa
Warga Gresik terdampak debu batu bara melakukan unjuk rasa di perusahaan bongkar muat, Senin (30/9/2019). 

SURYA.co.id | GRESIK - Warga terdampak debu batu bara di Jalan RE Martadinata Gresik melakukan unjuk rasa. Warga meminta dump truk muatan batu bara dihentikan.

Warga yang melakukan unjuk rasa resah dan khawatir dari dampak debu batu bara itu untuk lingkungan, kebersihan, dan kesehatan. Warga yang unjuk rasa itu berasal dari tiga kelurahan yaitu Kelurahan Kroman, Lumpur dan Kemuteran, semuanya dari Kecamatan Gresik.

Warga juga memprotes perusahaan angkutan batu bara yang sebelumnya dilarang lewat, kemudian diperbolehkan lewat oleh oknum masyarakat. Warga yang memprotes agar truk muat batu bara itu tidak melintas di Jalan RE Martadinata.

"Warga secara spontan protes ke perusahaan bongkar muat batu bara. Karena dengan operasinya perusahaan tersebut menimbulkan debu. Warga minta truk muatan batu bara untuk berhenti," kata seorang warga yang enggan menyebutkan namanya, Senin (30/9/2019).

Dalam unjuk rasa tersebut, terlihat ibu-ibu, bapak-bapak dan anak-anak ikut berdatangan di pintu gerbang perusahaan bongkar muat batu bara.

Namun dari pihak perusahaan tidak ada yang menemui warga.

Setelah diunjuk rasa, kendaraan dump truk tidak terlihat lewat di Jalan RE Martadinata.

"Lihat, tidak ada truk yang lewat," kata Adim, warga yang melintas di Jl RE Martadinata Kecamatan Gresik.

Setelah tidak ada yang menemui, warga membubarkan diri dengan pengawalan anggota Polisi dan Koramil Gresik Kota.

Belum ada keterangan resmi pihak terkait mengenai protes warga ini saat berita ditayangkan.

Penulis: Sugiyono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved