Berita SUrabaya

Pimpinan DRPR Jatim Diambil Sumpah Jabatannya, Khofifah: Jalankan RPJMD Tak Lagi Mulai Dari Nol

Lima nama pimpinan DPRD Jatim tersebut didapatkan dari mekanisme sesuai perundingan. ada lima partai yang berhak mengajukan nama

Pimpinan DRPR Jatim Diambil Sumpah Jabatannya, Khofifah: Jalankan RPJMD Tak Lagi Mulai Dari Nol
SURYA.co.id/Fatimatuz Zahro
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa hadir dalam Rapat Paripurna dengan agenda pengambilan sumpah janji jabatan Pimpinan DPRD Provinsi Jawa Timur Masa Jabatan 2019-2024, Senin (30/9/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut hadir dalam Rapat Paripurna dengan agenda pengambilan sumpah janji jabatan Pimpinan DPRD Provinsi Jawa Timur Masa Jabatan 2019-2024, Senin (30/9/2019).

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Wagub Emil Elestianto Dardak, Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, Kepala BPK Jatim, Pimpinan Partai, Bank Indonesia, OJK dan sejumlah tamu penting hadir dalam pengambilan sumpah Ketua dan Wakil Ketua DPRD Jatim periode 2019-2024.

Pimpinan DPRD Provinsi Jawa Timur periode 2019-2024 berdasarkan peresmian pengangkatan dari Surat Keputusan Mendagri, yaitu Kusnadi sebagai Ketua DPRD Jawa Timur. Kemudian sebagai Wakil Ketua DPRD Jawa Timur berturut turut adalah Halim Iskandar, Anwar Sadat, Ahmad Iskandar dan Sahat Tua P Simanjuntak.

Lima nama pimpinan DPRD Jatim tersebut didapatkan dari mekanisme sesuai perundingan. Di mana ada lima partai yang berhak mengajukan nama untuk menduduki jabatan Pimpinan DPRD Jatim.

Nama-nama tersebut sudah didapatkan pada 11 September 2019 lalu yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyampaian nama-nama tersebut ke Gubernur Jawa Timur untuk diteruskan ke Mendagri.

Yang kemudian pada tanggl 27 September 2019 lalu telah didapatkan surat keputusan Menteri Dalam Negeri tentang peresmian pengangkatan Pimpinan DPRD Jatim dengan lima nama tersebut di atas.

Khofifah Indar Parawansa mengatakan, lima pimpinan DPRD yang baru saja dilantik adalah kekuatan bagi Jawa Timur. Pasalnya, lima pimpinan tersebut sudah ikut membahas RPJMD Jawa Timur 2019-2024.

"Kalau sinergitas bisa optimal maka saya meyakini akan terjadi percepatan loncatan untuk penyejahteraan warga Jatim. Kita tahu Pak Kusnadi di periode sebelumnya adalah wakil ketua dewan, Pak Halim juga Pak Sadat. Jadi kita tidak memulai dari nol karena mereka juga ikut membahasan RPJMD kita," kata Khofifah.

Saat ini RPJMD akan segera di-breakdown di RAPBD 2029. Agar prioritas untuk pembangunan di tahun tahun pertama tahun 2020 bisa dilakukan secara maksimal.

Sementara itu Ketua DPRD Jawa Timur yang baru saja diambil sumpah jabatannya, Kusnadi mengatakan ada dua tugas awalan yang kini sedang dituntaskan. Yaitu penetapan Tata Tertib DPRD Provinsi Jawa Timur dan juga pembentukan Alat Alat Kelengkapan Dewan.

"Kita dapat tugas membentuk dan penetapan tata tertib, kita sampaikan bahwa tatib telah selesai dibahas dan saat ini telah meminta fasilitasi dan revisi pengesahan dari Kemendagri," kata Kusnadi.

Begitu juga tugas untuk pembentukan alat alat kelengkapan dewan. Dikatakan Kusnadi prosesnya sudah berjalan dan sudah ada kesepakatan.

"Pembentukan alat-0alat kelengkapan dewan, kami laporkan bahwa kita sudah sepakati. Sehingga nanti tinggal pengesahannya saja. Setelah dua hal itu selesai maka rencana kerja bisa kita laksanakan," tegas Kusnadi.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved