Berita Surabaya
BERITA SURABAYA POPULER Hari ini, Penusukan Sopir Mobil Boks dan Penemuan Densus 88 di Kembang Jepun
BERITA SURABAYA POPULER Hari ini, Penusukan Sopir Mobil Boks dan Penemuan Densus 88 di Kembang Jepun
Penulis: Akira Tandika Paramitaningtyas | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.co.id - Berikut ini adalah kumpulan berita populer yang terjadi di Surabaya dan sekitarnya edisi Senin 30 September 2019.
Sejumlah berita populer yang terjadi di Surabaya dan sekitarnya antara lain, peristiwa penusukan sopir mobil boks oleh penjual pisang keju lantaran hal sepele, hingga penemuan tas hitam oleh Densus 88 di kawasan Kembang Jepun Surabaya.
Beirta-beirta tersebut akan diulas menjadi rangkuman berita populer Surabaya hari ini oleh SURYA.co.id
1. Penusuan sopir mobil boks oleh penjual pisang keju
Penjual pisang keju di kawasan Kembang Kuning Surabaya tega menusuk seorang sopir mobil boks lantaran tak sengaja menyerempet sepeda motor miliknya yang terparkir di pinggir jalan, Sabtu (28/19/2019).
Akibatnya, spion milik sepeda motor tersangka pecah.
Hal itu kemudian memicu keduanya saling cekcok.
Kapolsek Wonokromo, AKP Christopher Adhikara Lebang menuturkan, awalnya korban yanng mengangkut air mineral menyerempet motor Budi Utomo yang sedang terparkir.
Hal itu menyebabkan Budi naik pitam. Apalagi, setelah melihat kaca spion sepeda motornya pecah.
Tersangka yang sedang menata dagangannya untuk membuka stand pisang keju itu langsung menghentikan aktivitasnya.
Keduanya terlibat adu mulut, tersangka tidak terima, kemudian korban juga demikian, dengan nada tinggi.
"Tersangka minta korban untuk tanggungjawab, mengganti spion motornya. Tetapi korban tidak mau," ujarnya, Minggu (29/9/2019).
Keduanya yang adu mulut, membuat istri tersangka ikut emosi. Pertengkaran keduanya semakin tidak terkontrol.
Korban mencaci tersangka dan istrinya.
Kemudian, tersangka tidak terima. Dia tidak bisa lagi menahan emosi dan mengambil sebilah pisau.
"Langsung ambil pisau pemotong keju dan ditusuk di bagian leher sebanyak satu kali," tambahnya.
Korban yang mengalami luka itu membuat beberapa warga langsung melerai pertengkaran keduanya. Korban mengalami luka berat dan langsung dibawa menuju rumah sakit.
Sedangkan, kernetnya langsung melapor ke Polisi.
Tersangka yang hanya berdiam diri di lokasi kejadian, tidak dapat berbuat banyak dan langsung diamankan Polisi menuju Mapolsek Wonokromo.
"Kondisi korban masih dalam perawatan intensif," tutupnya.
2. Densus 88 temukan tas hitam di kawasan Kembang Jepun
Tas hitam yang ditemukan di depan gerai ATM Bank Mandiri di Jalan Kembang Jepun masih diselidiki polisi. Pihak detasemen khusus (Densus) 88 akan melakukan penyelidikan terkait temuan tas itu. Seorang pria tak dikenal diduga meletakkan tas tersebut lalu melarikan diri.
Kanit Reskrim Polsek Pabean Cantikan Iptu Evan Andias menuturkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait tas hitam itu. Saat dibuka di lokasi kejadian, kertas bertuliskan bahasa arab, Alquran, senjata tajam, dan tang.
Belum diketahui pasti, penemuan itu terkait dengan teroris atau sekadar iseng.
Berdasarkan rekaman closed circuit television (CCTV) yang diterima. Terlihat jelas tersangka jalan kaki seorang diri kemudian masuk ke dalam gerai ATM namun tidak melalukan transaksi.
Dia hanya melihat satu persatu mesin ATM dan membuka kertas yang berada di atas salah satu mesin ATM.
"Nanti ada pihak Densus 88 yang melakukan penyelidikan di lokasi," tegas Evan, Minggu (29/9/2019).
Densus 88 akan memeriksa tas dan juga rekaman CCTV yang saat ini telah diamankan. Hal ini untuk menganalisa siapa pemilik tas hitam misterius tersebut.
Sementara itu pihaknya, belum bisa menyimpulkan apapun terkait barang bukti yang sudah diamankan.
"Nanti Densus yang tahu dari barang bukti di dalam tas itu apakah pemilik termasuk jaringan teroris atau tidak," kata dia.
Sebelumnya, penemuan tas hitam misterius yang diletakkan oleh seorang laki-laki di depan gerai ATM sempat dikira bom.
Karyawan Bank dan warga di sekitar Jalan Kembang Jepun menjauhi tas tersebut, sembari menunggu Polisi datang.
Tas tersebut berisi beberapa buku, Alquran dan senjata tajam (sajam). Pihak kepolisian juga sempat mengamankan seseorang yang mencurigakan saat proses evakuasi tas. Namun, langsung dilepaskan setelah tidak terkait penemuan tas tersebut.
Buku yang ditemukan nanti juga akan diserahkan ke densus untuk diselidiki lagi. Mengenai adanya botol yang ditemukan dalam tas ternyata hanya botol biasa berisi air.
“Ini kami masih simpan untuk penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya.
3. Cak Ji blusukan galang dukungan dari kampus hingga kampung
Sepanjang Sabtu hingga Minggu (28/9/2019) dini hari, kandidat calon wakil wali kota Surabaya dari PDIP Armuji mbelani blusukan demi menggalang dukungan. Setelah tampil dalam seminar bersama mahasiswa dan civitas akademika UPN Jatim, Cak Ji menemui warga Surabaya hingga Minggu dini hari.
Anggota DPRD Jatim ini berbaur bersama warga dalam Ruwat Desa di Kampung Lebo Agung, Kecamatan Tambaksari, Surabaya. Tidak hanya itu, sebelum Wayangan Ruwat Desa itu Cak Ji juga membaur bersama jemaah pengajian di Kelurhana Darmokali.
Kali ini, Cak Ji sudah terang-terangnan minta dukungan dan doanya saat memutuskan mencalonkan diri sebagai calon wakil wali kota. Saat ini, Cak Ji telah mendaftar dan berebut rekomendasi dari DPP PDIP.
"Saya sudah mendaftar sebagai calon wakil wali kota Surabaya. Banyak yang bertanya, bergandengan dengan wali kota siapa, saya manut DPP PDIP," ucap Cak Ji yang disambut riuh tepuk tangan ratusan warga dalam Ruwat Desa.
Warga makin antusias karena mantan Ketua DPRD Surabaya itu menegaskan bahwa mendampingi calon wali kota siapa pun mengaku siap. Peraih suara Pileg terbanyak dengan raihan 136.000 suara ini akan mencurahkan perhatian kepada kemajuan kota.
"Sebagai Arek Suroboyo, Wani. Sing penting penerus Bu Risma Mensejahterakan rakyat Suroboyo. Jangan sampai kapasitasnya di bawah Bu Risma. Minimal sama atau malah ngungkuli Bu Risma," tandas Cak Ji yang disambut antusias warga.
Bukan Cak Ji kalau tidak bisa mencuri perhatian warga. Berkali-kali dia menyinggung keberhasilan Surabaya yang menjadi kota percontohan internasional. "Hidup Bu Risma!" Cak Ji membakar semangat warga sebelum wayangan dimulai.
Pada Sabtu siang Cak Ji juga piawai meraih hati para civitas akademika UPN Jatim. Sebenarnya dia menjadi pembicara bersama Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti, anggota DPRD Surabaya Herlina Harsono Njoto, dan pembicara lain dalam seminar peran legislator muda. Di tengah aksi mahasiswa mengecam kiprah DPR.
Cak Ji tampil beda dengan mengenakan baju serba hitam. "Saya ikut berkabung atas meninggalnya rekan mahasiswa. Saya pernah turun ke jalan saat mahasiswa. Sekarang saya duduk di parlemen sehingga paham betul pemikiran mahasiswa," kata pria tiga anak ini.
Pria yang 20 tahun jadi anggota DPRD Surabaya dan memasuki periode pertama di DPRD Jatim ini mendapat dukungan baru. Dia ditunjuk dipercaya menjadi Ketua Umum Persatuaan Baseball dan Softball (Perbasasi) Jatim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-surabaya-populer-hari-ini-penusukan-sopir-mobil-boks-dan-penemuan-densus-88-di-kembang-jepun.jpg)