Berita Pamekasan

Komunitas Peduli Mangrove Tanam 500 Mangrove di Bibir Pantai Tlanakan Pamekasan, Ini Tujuannya

Komunitas Kelompok Peduli Mangrove Madura (KPMM) melakukan penanaman 500 pohon mangrove di bibir Pantai Tlanakan, Kabupaten Pamekasan

Komunitas Peduli Mangrove Tanam 500 Mangrove di Bibir Pantai Tlanakan Pamekasan, Ini Tujuannya
istimewa
Suasana saat komunitas Kelompok Peduli Mangrove Madura (KPMM) melakukan penanaman pohon mangrove sebanyak 500 pohon di bibir Pantai Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Sabtu (28/9/2019). 

SURYA.co.id | PAMEKASAN - Komunitas Kelompok Peduli Mangrove Madura (KPMM) melakukan penanaman 500 pohon mangrove di bibir Pantai Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura. Koordinator KPMM, Endang Tri Wahyurini, mengatakan penanaman mangrove yang dilakukan pihaknya bertujuan agar lingkungan laut semakin baik serta daratan tidak mudah terkikis abrasi.

"Penaman pohon mangrove ini akan kami lakukan scara berkala. Selain untuk mencegah terjadinya abrasi, fungsi dari pohon mangrove ini juga dapat menjaga ekosistem laut agar semakin baik," kata Endang kepada TribunMadura.com (grup surya.co.id), Sabtu (28/9/2019).

Endang menuturkan pohon mangrove juga berfungsi sebagai pemecah ombak.

"Penanaman dengan pola berjajar ke depan yang kami lakukan ini akan berpengaruh terhadap kekuatan ombak. Abrasi pantai bisa dihindari," ujarnya.

Tak hanya itu, kata Endang, pohon Mangrove juga berfungsi sebagai tempat ekosistem laut.

Ikan-ikan laut bisa bertelur dan tinggal di bawah akar pohon mangrove tersebut.

Dengan demikian, nelayan tidak perlu ke tengah laut untuk mencari ikan.

Jika ada hutan bakau atau hutan mangrove, di sekitarnya pasti banyak ikan.

Kemudian, kata Endang penanaman mangrove juga bertujuan mengedukasi masyarakat agar peduli lingkungan.

"Sebab, jika lingkungan rusak, masyarakat sekitar akan mendapat mudarat. Sebaliknya, jika lingkungan baik, masyarakat bisa memperoleh manfaat," harap Endang.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Amin Jabir mengaku senang dengan ditanamnya pohon mangrove tersebut di bibir Pantai Tlanakan.

"Saya selaku Kepala DLH Pamekasan sangat senang dan sangat mengapresiasi kepedulian dari komunitas KPMM ini untuk menjaga lingkungan laut agar tidak terdampak abrasi," katanya.

Amin Jabir berharap, kesadaran masyarakat di sekitar Pantai Tlanakan perlu ditingkatkan dalam menjaga lingkungan laut.

Di antaranya, tidak membuang sampah sembarangan.

Sampah plastik sebaiknya tidak dibuang ke laut karena membutuhkan waktu urai cukup lama.

"Pohon mangrove yang ditanam ini seharusnya sama-sama kita jaga agar tetap hidup. Bukan justru dicabut sehingga kawasan pesisir pantai gundul. Semoga kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan semakin tinggi,” pungkasnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved