Ekonomi Bisnis

Undang Pengusaha Kadin Jatim, Bupati Lamongan Aktif Gaet Investor Lewat Business Meeting di Surabaya

Bupati Lamongan Fadeli terus berupaya menarik investor untuk datang dan berinvestasi di Lamongan.

Undang Pengusaha Kadin Jatim, Bupati Lamongan Aktif Gaet Investor Lewat Business Meeting di Surabaya
sri handi lestari/surya
Bupati Lamongan Fadeli saat memukul gong tanda dimulainya Business Meeting bersama pengusaha dibawah organisasi Kadin Jatim, di Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Bupati Lamongan Fadeli terus berupaya menarik investor untuk datang dan berinvestasi di Lamongan. Sebagai langkah terdekat, adalah dengan membidik para pengusaha Jawa Timur (Jatim) dengan melakukan kegiatan Business Gathering di Surabaya.

"Itu merupakan upaya kami untuk membangkitkan potensi yang ada di Lamongan. Kami memiliki sejumlah potensi Sumber Daya Alam (SDA), utamanya sektor perikanan, pertanian dan peternakan," kata Fadeli, Bupati Lamongan saat ditemui di Surabaya.

Fadeli menyebutkan potensi perikanan di wilayahnya cukup besar, baik ikan tangkap maupun ikan budidaya. Dengan panjang pantai sekitar 47 kilometer dan luas wilayah perairan laut yang mencapai 902,4 kilometer persegi, maka produksi ikan tangkap kabupaten Lamongan tahun 2018 mencapai 77.829 ton per tahun dengan total nelayan mencapai 30.000 orang. Sementara produksi ikan budidaya mencapai 54.147 ton per tahun.

"Potensi perikanan di Lamongan cukup banyak, mencapai sekitar 131.000 ton, dan yang diolah baru 50 persen. Kami perlu pengusaha baru untuk datang mengolah atau bahkan mengekspor," kata Fadeli kepada sejumlah pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim itu.

Potensi lain, adalah pertanian padi yang merupakan terbesar di Jawa Timur dengan produksi 1.090.000 ton padi per tahun, dengan kebutuhan untuk Lamongan sekitar 300.000 - 400.000 ton, sisanya masih memerlukan tangan investor dalam mengolahnya.

"Ada juga jagung yang kini mampu memproduksi hingga 570.000 ton per tahun. Dan produksi spai Lamongan juga sangat besar. Artinya banyak yang hingga kini membutuhkan tangan investor agar potensi itu bisa diapakan," katanya.

Fadeli menyebut, di sisi keamanan Lamongan juga telah meraih penghargaan, yakni menjadi daerah dengan penanganan konflik terbaik di Jatim.

"Kami juga terus memberikan kemudahan investasi berupa perizinan yang terintegrasi melalui sistem daring. Dan ke depan, kami telah membangun Mall perizinan, sehingga nanti semua bisa gabung di satu tempat di Mall perizinan tersebut," kata Fadeli.

Sementara itu, Lamongan telah mencatatkan pertumbuhan investasi positif dalam kurun lima tahun terakhir dengan realisasi sekitar Rp27,1 triliun yang terdiri dari penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDM).

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto menyambut baik ajakan tersebut.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved