Grahadi

Beranda Grahadi

Pemprov Genjot Elektrifikasi di Jatim, Target Capai 100 Persen di Tahun 2021

Pemerintah Provinsi Jawa Timur kini tengah getol untuk melakukan penyambungan listrik, terutama untuk masyarakat tidak mampu

Pemprov Genjot Elektrifikasi di Jatim, Target Capai 100 Persen di Tahun 2021
SURYA.co.id/Fatimatuz Zahro
Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur, Setiajit. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur kini tengah getol untuk melakukan penyambungan listrik, terutama untuk masyarakat tidak mampu.

Pasalnya saat ini masih ada sebanyak 2.7 persen warga Jawa Timur yang belum merasakan aliran listrik dengan layak.

Oleh sebab itu, elektrifikasi kini tengah diupayakan agar di tahun 2021 mendatang 100 persen warga Jawa Timur bisa menikmati aliran listrik dengan layak.

Target itu sudah terpatok sesuai dengan Perda Rencana Umum Energi Daerah yang baru digedok dua bulan lalu.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Timur, Setiajit mengatakan bahwa rasio elektrifikasi di Jatim saat ini sudah mencapai 97.3 persen.

"Kami terus mendorong supaya masyarakat di pedesaan bisa dapatkan aliran listrik. Di tahun 2019 ini setidaknya kita sudah memasang jaringan listrik ke 107.518 KK di Pulau Madura dan sekitarnya. Lalu juga ada 10 ribu KK di 17 kabupaten lain di Jatim yang sudah teraliri listrik pada 2019," kata Setiajit, Jumat (27/9/2019).

Lebih lanjut ia menyebutkan, dalam melakukan program elektrifikasi ke pelosok Jawa Timur, pemprov juga dibantu oleh sejumlah pihak swasta. Salah satunya adalah bersama bersama PT Surya Energi Indotama.

Bersama pihak swasta tersebut pemprov juga sudah menyelesaikan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di lima pulau Kabupaten Sumenep, tepatnya di wilayah kepulauan. Yaitu mulai Pulau Raas, Sapudi, Gili Iyang, Kangean dan Pegerungan.

Dengan PLTD itu akan menjangkau 7.500 KK di wilayah tersebut. Saat ini PLTD tersebut sudah berjalan. Namun rencananya, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa akan juga meresmikan PLTD itu langsung di kawasan kepulauan.

"Pulau-pulau kecil di Madura itu kan banyak. Nah, pemprov menyiapkan juga 1.367 unit Listrik Tenaga Solar Hemat Energi (LTSHE) yang tersebar di 18 desa," ujar Setiajit.

Itu adalah bentuk sinergitas Pemprov Jatim, yang berupaya menuntaskan target 100 persen rasio elektrifikasi Jatim pada 2021 bersama BUMN, BUMD dan perusahaan swasta.

Pihak swasta yang diajak dalam program elektrifikasi ini adalah perusahaan yang memiliki proyek eksploitasi migas di Jatim.

Total ada sebanyak 13 perusahaan yang dibagi-bagi untuk bersama sama mengambil peran dalam elektrifikasi Jatim.

"Jadi kami ingin 2019 ini tuntaskan dulu masyarakat Madura yang belum teraliri listrik," tandasnya.

Di sisi lain, pemprov juga mengajak kerja sama pemerintah daerah. Pemkab Sampang misalnya, mereka juga sudah mengalokasikan sebagian dari APBD-nya untuk membantu sekitar 1.500 KK warganya yang belum teraliri listrik.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved