Grahadi

Beranda Grahadi

Gubernur Khofifah Janji Akan Sampaikan Aspirasi Mahasiswa dan Masyarakat Jatim ke Pemerintah Pusat

Khofifah mengapresiasi bahwa aksi turun ke jalan yang dilakukan puluhan ribu mahasiswa kemarin adalah bagian dari demokrasi

Gubernur Khofifah Janji Akan Sampaikan Aspirasi Mahasiswa dan Masyarakat Jatim ke Pemerintah Pusat
SURYA.co.id/Fatimatuz Zahroh
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pasca puluhan ribu mahasiswa Jawa Timur dan juga elemen masyarakat menyampaikan aspirasinya secara masif, Kamis (26/9/2019) kemarin, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menjanjikan bahwa aspirasi tersebut akan disampaikan ke pemerintah pusat.

Khofifah mengapresiasi bahwa aksi turun ke jalan yang dilakukan puluhan ribu mahasiswa kemarin adalah bagian dari demokrasi.

"Kepada seluruh elemen mahasiswa dan masyarakat yang telah menyampaikan aspirasinya dengan damai dan tertib di seluruh wilayah Jawa Timur, atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur saya ucapkan terimakasih. Seluruh aspirasi tersebut akan saya teruskan kepada Pemerintah Pusat," kata Khofifah, di Gedung Negara Grahadi, Jumat (27/9/2019).

Wanita yang juga mantan anggota DPR RI itu mengaku bahwa dirinya pribadi sepakat dan mendukung aksi tersebut. Lantaran hal tersebut bentuk dari jalannya pemerintahan dan negara demokrasi.

"Secara prinsip saya mendukung aksi tersebut sebagai bagian dari dialektika dan perwujudan demokrasi. Asalkan, tidak merusak fasilitas umum maupun menganggu ketertiban umum. Dan, alhamdulillah hal tersebut tidak terjadi di Jawa Timur," ucapnya.

Wanita yang juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI itu mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur untuk terus menjaga suasana Jatim tetap aman dan kondusif.

Sehingga seluruh kegiatan perekonomian, pendidikan, pemerintahan bisa terus berjalan dengan baik dan lancar tanpa adanya kekhawatiran.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur kami menyampaikan banyak terima kasih kepada adik-adik mahasiswa dan seluruh komponen masyarakat lainnya sudah menjaga kebersamaan, kedamaian dan keamanan Jatim dengan tetap kondusif," kata Khofifah.

Menurutnya apa yang dilakukan oleh mahasiswa dan komponen masyarakat kemarin menunjukkan sikap dan rasa cinta Indonesia dan khususnya Jawa Timur.

Orang nomor satu di Jatim ini pun menyebut, terjaganya kondusifitas Jatim yang aman dan damai kemarin juga berkat kerjasama aparat keamanan yakni Polri dan TNI yang melakukan pengamanan dengan pendekatan secara damai dan persuasif.

"Terima kasih juga kepada semua aparat keamanan ikut menjaga situasi menjadi sejuk dan damai. Pihak kepolisian yang dipimpin langsung Kapolda Jatim juga mengajak anggotanya, khususnya para Polwan yang bersalawat dan melantunkan asmaul husna saat mengamankan adik-adik mahasiswa, sehingga suasana damai benar-benar terasa," katanya.

Khofifah berharap, suasana Jatim yang aman dan kondusif ini tetap terjaga dengan baik sehingga seluruh masyarakat bisa menjalankan aktivitas sehari-hari dengan baik dan lancar tanpa adanya kekhawatiran.

"Walaupun ada riak-riak kecil yang berupaya menganggu aksi damai kemarin, tetapi kewaspadaan mahasiswa dan kesiap siagaan aparat Kepolisian dan TNI dapat menjaga suasana terkendali dan tetap kondusif," pesan Khofifah.

Dalam kesempatan ini, dirinya juga mengapresiasi sikap mahasiswa yang ikut menjaga kebersihan dengan membersihkan sampah-sampah bekas aksi yang dilakukan kemarin.

"Terima kasih juga buat adik-adik mahasiswa yang sudah menjaga kebersihan saat selesai aksi. Saya melihat langsung bagaimana mereka mengambil sampah yang ada di jalan-jalan usai aksi. Kepedulian ini menjadi langkah awal para mahasiswa memberikan contoh yang baik bagi semuanya," terangnya.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved