Berita Lumajang

Genderang Perang Lawan Begal Dibunyikan Polres Lumajang. Satu Pelaku Akhirnya Ditangkap

"Saya tabuh genderang perang untuk menumpas begal di Lumajang. 1.000 personel saya terjunkan untuk memburu para pelaku begal," kata kapolres Lumajang.

Genderang Perang Lawan Begal Dibunyikan Polres Lumajang. Satu Pelaku Akhirnya Ditangkap
surabaya.tribunnews.com/sri wahyunik
Polisi melakukan rekonstruksi kejadian pembegalan yang dilakukan tersangka Mat Knik di Lumajang. 

SURYA.co.id | LUMAJANG - Polisi menangkap seorang terduga begal yang telah melakukan tindak kriminalitas di 20 tempat kejadian perkara (TKP) di Lumajang dan sekitarnya.

Tersangka begal itu adalah Al Mat Knik (31) warga Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso, Lumajang.

Tertangkapnya Mat ini setelah polisi Lumajang melakukan aksi dalam skala besar untuk memberantas begal di Lumajang pasca tewasnya warga Jember dalam aksi pembegalan di Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, awal pekan ini.

Menyikapi kejadian tersebut, Polres Lumajang mengerahkan seluruh kekuatan yang terdiri dari Tim Cobra Polres Lumajang dan 1.000 personil Polri, serta dibantu oleh TNI dan SKD (Satgas Keamanan Desa) untuk memburu seluruh pelaku begal di Lumajang.

Upaya itu Berhasil mengungkap pelaku begal dan curanmor yang telah melakukan aksi di 20 TKP berbeda. Satu tersangka ditangkap yakni Mat Knik. Dia ditangkap di rumahnya.

Kapolres Lumajang, AKBP M Arsal Sahban menegaskan, pihaknya menabuh genderang perang terhadap begal di Lumajang.

"Saya tabuh genderang perang untuk menumpas begal di Lumajang. 1.000 personel saya terjunkan untuk memburu para pelaku begal di seluruh wilayah Lumajang,” tegas Arsal.

Dia menegaskan, begal meresahkan masyarakat. Karenanya, dia menginstruksikan seluruh jajaran Polsek se-Kabupaten Lumajang untuk mengungkap kasus pembegalan.

Salah satu yang berhasil ditangkap adalah Mat, warga Ranuyoso itu. "Dia melakukan aksi di 20 TKP berbeda," ujar Kapolsek Ranuyoso Iptu Ari, Jumat (27/9/2019).

Dari 20 TKP tersebut, Mat menjelaskan melakukan Begal di 4 TKP, yakni,
1. TKP Sukodono (8 bulan yang lalu)
2. TKP Padang-Merakan (8 bulan yang lalu)
3. TKP Tegal Bangsri (4 tahun yang lalu)
4.TKP Gucialit (7 bulan yang alu)

Sedangkan 16 TKP curanmor antara lain berada di :
1. 3 TKP di Ds Wonoayu kec.Ranuyoso
2. 2 TKP di Ds Wates Kulon kec Ranuyoso
3. 1 TKP di Ds.Penawungan kec.Ranuyoso
4. 1 TKP di Ds.Wates Wetan kec. Ranuyoso
5. 3 TKP di Kec.Kedung Jajang
6. 1 TKP di Kec Sukodono
7. 1 TKP di kec Padang
8. 1 TKP di Kec Gucialit
9. 1 TKP di Kec Leces Kabupaten Probolinggo

Polisi telah melakukan olah TKP atas dugaan kriminalitas yang dilakukan Mat pada Jumat (27/9/2019).

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved