Berita Kediri

DKR Jatim : Petugas Rawat Jiwa Harus Proaktif Merawat Misno yang Dibelenggu Keluarganya

Kasus Misno ini sudah sangat lama sekali, namun masih belum mendapatkan solusi penanganan yang memadai.

DKR Jatim : Petugas Rawat Jiwa Harus Proaktif Merawat Misno yang Dibelenggu Keluarganya
surya.co.id/didik mashudi
Penderita gangguan jiwa Misno, warga Desa/Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri belasan tahun kedua kakinya dirantai di gubuk belakang rumahnya. 

SURYA.co.id | KEDIRI - Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Jatim menilai gagalnya petugas gabungan membebaskan Misno (40) dari rantai yang membelenggu kedua kakinya karena kurang proaktifnya petugas rawat jiwa dalam menangani pasien penderita jiwa.

"Kasus Misno ini sudah belasan tahun dirantai kedua kakinya, sampai sekarang belum mendapatkan solusi penanganan," ungkap Arif Witanto, Koordinator DKR Jatim kepada SURYA.co.id, Jumat (27/9/2019).

Diberitakan sebelumnya, petugas gabungan dari Kantor Dinkes dan Dinsos Kabupaten Kediri bersama relawan gagal membebaskan Misno warga Desa/Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri dari belenggu rantai.

Masalahnya, pihak keluarga melarang Misno dibawa petugas untuk dirawat di rumah sakit jiwa.

Arif mengungkapkan, untuk penanganan pasien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) petugas rawat jiwa di puskesmas harus lebih proaktif lagi berinteraksi dengan keluarga pasien.

"Kasus Misno ini sudah sangat lama sekali, namun masih belum mendapatkan solusi penanganan yang memadai. Pasien juga tetap dirantai dengan kondisi yang memprihatinkan," tambahnya.

Arif mengingatkan, kasus yang menimpa Agus, pasien ODGJ warga Kepung yang meninggal dalam pasungan hendaknya menjadi pelajaran bagi aparat terkait.

"Kasus Misno dan Agus hampir sama keluarga melarang dirujuk ke rumah sakit jiwa. Akibatnya, pasien yang dipasung belasan tahun malah meninggal," ungkapnya.

Diharapkan, dalam menangani Misno, petugas rawat jiwa di Puskesmas Puncu lebih sering menyambangi keluarga pasien.

Dengan memberikan wawasan dan pengertian yang baik, lambat laun keluarganya bakal mengizinkan dirawat di rumah sakit jiwa.

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved