Liga 1 2019
Barito Putera Vs Persebaya Surabaya: Meski Bermodal Positif, Bejo Enggan Anggap Enteng Lawan
Persebaya berambisi lanjutkan catatan positif saat sambangi markas Barito Putera di Stadion Demang Lehman, Martapura, Sabtu (28/9/2019) malam.
Penulis: Khairul Amin | Editor: Parmin
SURYA.co.id | MARTAPURA – Persebaya berambisi lanjutkan catatan positif saat sambangi markas Barito Putera di Stadion Demang Lehman, Martapura, Sabtu (28/9/2019) malam.
Sebelum jalani laga pekan 21 Liga 1 2019 tersebut, enam laga terakhir tim berjuluk Bajul Ijo itu tidak tersentuh kekalahan, tiga laga berhasil dimenangkan, tiga laga sisanya berakhir imbang.
Menariknya, tiga kemenangan tersebut Persebaya raih dari tiga laga tandang.
“Mewakili coach Pikal sebagai pelatih kepala, kami datang ke Martapura ini sangat siap untuk laga besok. Sama dengan pekan-pekan sebelumya, setiap away kami berusaha untuk curi poin,” terang asisten pelatih Persebaya, Bejo Sugiantoro, Jumat (27/9/2019).
Peluang Persebaya kembali bisa raih poin pada laga ini cukup besar. Karena tuan rumah, Barito Putera miliki catatan kurang baik melakoni laga kandang.
Tiga laga kandang terakhir, tim besutan Djadjang Nurdjaman tersebut selalu telan kekalahan. Begitu juga catatan laga tandang terakhir, Barito juga telan kekalahan setelah takluk 1-0 atas Persija.
Akibat catatan negatif itu, Berito saat ini berada dasar klasemen dengan raihan 16 poin dari 20 laga yang sudah dilakoni.
Belum lagi, pada laga ini, Persebaya kembali bisa turunkan komposisi terbaik, hanya minus Osvaldo Haay yang terkena akumulasi kartu kuning.
Meski miliki modal lebih baik, Bejo sebut pihaknya enggan melihat Barito sebelah mata. Apalagi Bejo menilai, skuat Barito dihuni banyak pemain berkualitas.
Tak hanya dari sisi pemain, Bejo juga katakan bahwa Barito saat ini juga dilatih oleh pelatih yang berkualitas, Djadjang Nurdjaman yang sebelumnya pernah bekerjasama dengan Bejo saat di Persebaya, putaran pertama Liga 1 2019 lalu.
“Kami datang respect pada Barito Putera, kami tidak ingin menilai hasil negatif yang kemarin dari Barito. Kami tidak meremehkan lawan. Barito tim bagus, ada Evan Dimas, Bayu Pradana, Rizky Pora, pemain yang berkualitas di sepakbola Indonesia,” ucap Bejo.
Tentang kualitas pemain Barito, tiga pertemuan terakhir dengan Persebaya sejak tahun 2018. Persebaya tak satupun raih kemenangan. Dua laga telan kekalahan, satu laga lain berakhir imbang.
“Terpenting kami datang ke sini, untuk curi poin. Saya tidak mau membahas hal negatif dari tim Barito,” pungkas Bejo.
Tekad sama juga disampaikan Abu Rizal Maulana, bek sayap Persebaya. Ia ingin melanjutkan catatan positif Persebaya.
Apalagi, di bawah racikan pelatih baru, Wolfgang Pikal, trend positif Persebaya terus menguat. Meski ia tidak merinci berbedaan karakter kepelatihan pelatih sebelumnya (Djadjang Nurdjaman) dengan Pikal.
“Pasti ada perbedaan, bisa dilihat sendiri perbedaan itu dari 4 laga (bersama coach Pikal), pasti semua sudah bisa menilai perbedaan tersebut,” pungkas pemain yang akrab disapa Rodek.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/bejo-sugiantoro-asisten-pelatih-persebaya-saat-laga-di-stadion-gbt-surabaya.jpg)