Alan Budikusuma Berharap Muncul Banyak Pebulutangkis Muda di Daerah

Alan Budikusuma menaruh harapan tinggi atlet-atlet bulutangkis usia dini terus tumbuh dan muncul di daerah.

Istimewa
Alan Budikusuma (ketiga dari kanan) ketika foto bareng dalam konfresnsi pers di Surabaya, Jumat (27/9/2019). 

SURYA.co.id SURABAYA - Alan Budikusuma menaruh harapan tinggi atlet-atlet bulutangkis usia dini terus tumbuh dan muncul di daerah. Mantan pebulutangkis Indonesia ini yakin banyak bibit-bibit muda dari daerah yang bisa dicetak menjadi pebulutangkis berkualitas dan kedepan bisa berprestasi dunia.

Supaya bibit-bibit bulutangkis muda muncul, kata Alan Budikusuma, maka harus ada banyak kejuaraan sebagai ajang mengasah kemampuan calon atlet bulutangkis masa depan Indonesia. Salah satunya kejuaraan Daihatsu Astec Open 2019 digelar di sejumlah daerah dan Surabaya menjadi tuan rumah pada 7-12 Oktober 2019.

"bibit-bibit muda harus terus dipersiapkan. Atlet dari daerah harus diberi kesempatan menunjukkan kualitasnya," sebut Alan Budikusuma di Surabaya, Jumat (27/9/2019).

Alan menuturkan, di daerah luar Pualau Jawa sangat jarang ada pertandingan-pertandingan bulutangkis. Utamanya, event untuk usia dini.

Padahal, kata Alan, pemain usia dini atau junior harus sudah disiapkan sejak awal. Harapannya, atelet junior yang berkualitas segera masuk Pelatnas PBSI dan pada usi 17-18 tahun sudah bisa menjadi juara dunia junior.

"Atelet usia dini harus diberi kesempatan dan banyak pertandingan. Sehingga nant PBSI ebagai induk organisasi bisa menjaring banyak atlet junior berkualitas," jelas peraih medali emas bulutangkis di Olimpiade 1992 ini.

Kejuaraan Daihatsu Astec Open 2019 dibagi menjadi beberapa kategori berdasarkan umur, mulai U-13, U-15, U-17, U-19, dewasa dan veteran.

Sebelum di Surabaya, event ini terselenggara di Medan, Balikpapan, Bandung, Yogyakarta dan Makassar.

Alan menuturkan, sejumlah pebulu tangkis nasional yang sempat mengikuti kejuaraan Daihatsu Astec Open antara lain pebulu tangkis ganda putra nomor satu dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo dan tunggal putra Gregoria Mariska.

Selain menggelar pertandingan, di sela kejuaraan juga dilakukan coaching clinic yang langsung melibatkan Alan Budikusuma dan Susy Susanti sebagai pembicara.

"Semoga dengan peningkatan ke level internasional, semakin memotivasi dan melahirkan bibit-bibit muda bulu tangkis dari berbagai daerah di Indonesia dan kedepan berprestasi dunia," harap Alan.

Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra merasa bangga bisa ikut berkontribusu terlibat dalam penyelengaraan event bulutangkis.

"Tahun ini digelar di tujuh kota, dan terakhir adalah Jakarta yang menjadi tempat untuk laga semifinal serta final pada November mendatang," tutur Amelia Tjandra.

Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved