Zaenal Tewas Dipukuli Polisi karena Melawan Ditilang, 9 Brigadir jadi Tersangka, Ini Kronologinya

Zaenal Dipukuli Oknum Polisi karena Melawan Ditilang, 9 Brigadir jadi Tersangka, Ini Kronologinya

Zaenal Tewas Dipukuli Polisi karena Melawan Ditilang, 9 Brigadir jadi Tersangka, Ini Kronologinya
KOMPAS.COM/KARNIA SEPTIA KUSUMANINGRUM / FITRI R
Keponakan korban dan 9 Polisi Berpangkat Brigadir Jadi Tersangka Pemukulan Zaenal hingga Tewas )/(KOMPAS.com/IDHAM KHALID) 

SURYA.CO.ID - Sebanyak 9 oknum polisi ditetapkan menjadi tersangka setelah terlibat dalam aksi pemukulan Zaenal Abidin (29) hingga berujung maut.

Peristiwa tersebut bermula saat Zaenal Abidin tidak terima motornya disita polisi lantaran tidak mematuhi aturan berlalu lintas.

Meski sudah meminta berhenti, Zaenal Abidin terus menerima sejumlah kekerasan hingga membuatnya kehilangan nyawa.

Inilah suasana pemeriksaan 9 tersangka penganiaya Zainal Abidin (29) di Ruang Ditreskrimum Polda NTB, 9 TKS langsung ditahan setelah jalani pemeriksaan, Rabu (25/9/2019).
Suasana pemeriksaan 9 tersangka penganiaya Zainal Abidin (29) di Ruang Ditreskrimum Polda NTB, 9 TKS langsung ditahan setelah jalani pemeriksaan, Rabu (25/9/2019). (KOMPAS.com/FITRI R)

Berikut kronologi lengkapnya dilansir dari Kompas.com dalam artikel Fakta Baru Kasus Kematian Zaenal Usai Berkelahi dengan Polisi, Tetapkan 9 Tersangka hingga Menunggu Sikap Tegas.

Zeanal Abidin (29) warga Dusun Tanjung Selatan, Desa Paok motong, Kecamatan Masbagik, Lombok Timur tewas setelah menerima kekerasan dari polisi.

Menurut kesaksian keponakannya, Ikhsan, ia melihat Zaenal Abidin dipukuli menggunakan traffic cone atau kerucut lalu lintas oleh tiga oknum polisi.

Peristiwa tersebut bermula saat Zaenal mendatangi satlantas untuk mengambil motor yang ditilang oleh polisi pada Kamis (5/9/2019) silam.

Ikhsan menuturkan, sebelumnya, Zaenal yang merasa marah karena ditilang dan motor diambil lebih dulu memukul polisi.

"Paman saya yang memukul duluan, memukul pakai tangan, minta motor," ungkap keponakan Zaenal, Ikhsan yang menjadi saksi ketika ikut diajak sang paman ke Satlantas.

Awalnya Ikhsan yang menemani sang paman ke Satlantas pergi untuk memanggil seorang polisi.

Halaman
1234
Penulis: Alif Nur Fitri Pratiwi
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved