Berita Jombang

Seragam Batik SMPN di Jombang Mahal dan Tanpa Kuitansi, LInK: Harusnya Malu dengan SPBU

"Bagi saya, sekolah yang tidak memberikan kuitansi harusnya malu kepada pom bensin (SPBU) dan supermarket. Keduanya lebih jujur," kata Aan.

Seragam Batik SMPN di Jombang Mahal dan Tanpa Kuitansi, LInK: Harusnya Malu dengan SPBU
surabaya.tribunnews.com/sutono
Direktur LInK, Aan Anshori. 

SURYA.co.id, JOMBANG - Keluhan tentang mahalnya harga kain seragam di SMPN 5 Jombang, lebih-lebih tanpa diberi kuitansi pembelian, mendapat kecaman dari LSM Lingkar Indonesia untuk Keadilan (Link) Jombang.

Direktur Link, Aan Anshori menyatakan, adalah sangat aneh jika Kepala SMPN 5 Jombang tidak memberi kuitansi pembelian seragam murid baru di sekolahnya.

"Bagaimana mungkin wali murid yang sudah membayar lebih dari Rp 1 juta untuk seragam tidak mendapat bukti transaksi atas hal tersebut?" tanya Aan.

Praktik seperti ini, menurutnya sangat mencederai semangat pendidikan yang bertumpu pada prinsip akuntabilitas, transparansi dan kejujuran.

"Bagi saya, sekolah yang tidak memberikan kuitansi harusnya malu kepada pom bensin (SPBU) dan supermarket. Keduanya lebih jujur dan selalu siap memberikan struk setiap transaksi yang terjadi," sergah Aan kepada Surya.co.id, Kamis (26/9/2019).

Dikatakan, kebijakan sekolah semacam ini merupakan hal nista yang tak pantas dilakukan. Sekolah terkesan ingin mengaburkan jejak memperkaya diri sendiri dan orang lain secara melawan hukum.

Praktik tersebut, sambung Aan yang juga aktivis Gusdurian ini, juga mencederai komitmen antipungli yang merupakan slogan pasangan Bupati-Wabup Munjidah dan Sumrambah.

"Polisi dan kejaksaan perlu melakukan upaya pro-yustisia untuk mendalami kasus ini, apakah ada unsur korupsi atau tidak," tegas Aan.

Jika bupati masih punya komitmen antikorupsi, tegas Aan, ia wajib turun tangan, memberi sanksi kepada kepala sekolah yang melakukan praktik itu.

Diketahui, keluhan wali murid atas mahalnya harga seragam batik siswa SMP Negeri di Kabupaten Jombang terus bermunculan.

Halaman
123
Penulis: Sutono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved