Berita Bangkalan

Mahasiswa Usung Boneka Mayat ke Kantor DPRD Bangkalan Sambil Bawa Sejumlah Poster

Mereka juga membawa beberapa poster dengan beragam tulisan bernada kritis terhadap terhadap wakil rakyat.

Mahasiswa Usung Boneka Mayat ke Kantor DPRD Bangkalan Sambil Bawa Sejumlah Poster
surya.co.id/ahmad faisol
Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Trunojoyo Bergerak menolak RUU KPK dan RUU KUHP di Gedung DPRD Kabupaten Bangkalan, Kamis (26/9/2019) 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Sejumlah massa Aliansi Mahasiswa Trunojoyo Bergerak mengusung boneka mayat ke depan Kantor DPRD Kabupaten Bangkalan, Kamis (26/9/2019).

Mereka juga membawa beberapa poster dengan beragam tulisan bernada kritis terhadap terhadap wakil rakyat.

Di antaranya, 'Sakjane aku eman wedakku, tapi yo' opo maneh pemerintahan bobrok'.

'Unggas berkeliaran didenda, tikus-tikus berdasi berkeliaran diajak jalan-jalan', 'DPR ayo ke rumah makan padang beli otak'.

'Cukup hubunganku yang hancur. Indonesia ku jangan', hingga seorang mahasiswi berparas ayu dengan poster bertuliskan, 'Cukup cintaku yang kupendam, DPR bobrok jangan didiamkan #suwe suwe tambah brubah'.

Massa mahasiswa berorasi secara bergantian.

Mereka menyebut, diam-diam semua fraksi dalam DPR setuju terkait Revisi Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Bertabur pasal yang akan mengkebiri kewenangan KPK.

Seperti pengaturan izin penyadapan, pembentukan dewan pengawas, dan kewenangan pemberhentian kasus.

"Kini Indonesia sedang tidak waras. KPK dilemahkan, hutan dibakar, Papua ditindas, petani digusur, demokrasi dikebiri, dan bahkan aktivis demokrasi ditindas," ungkapnya.

Suasana masih alot dan berangsur memanas. Massa mahasiswa menolak perwakilan yang masuk ke Gedung DPRD Bangkalan.

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved