Citizen Reporter

Mengenal Potensi Sumber Daya Alam Lewat Diskusi ICER3M

UM berkerja sama dengan 11 universitas lingkup internasional yang terhimpun dalam konferensi International ICER3M

Mengenal Potensi Sumber Daya Alam Lewat Diskusi ICER3M
ist/Citizen Reporter
International Conference on Electromagnetism, Rock Magnetism, and Magnetic Materials (ICER3M), Rabu (18/9/2019). 

SURYA.co.id - Adalah Indonesia, negara kepulauan yang sumber daya alamnya melimpah ruah baik di darat maupun lautnya. Potensi Indonesia menjadi primadona yang dilirik dunia dari dulu hingga kini.

Sayangnya, kekayaan itu belum dikelola secara maksimal. Salah satu contohnya adalah 28.000 megawatts potensi energi panas bumi yang dimiliki Indonesia hanya dipergunakan 4-5 persen saja dari kapasitas panas bumi.

Itulah yang masih menjadi tugas berbagai kalangan, terutama para civitas akademika.

Sebagai salah satu langkah menunaikan amanah itu, Universitas Negeri Malang (UM) berkerja sama dengan 11 universitas lingkup internasional yang terhimpun dalam konferensi internasional International Conference on Electromagnetism, Rock Magnetism, and Magnetic Materials (ICER3M), Rabu (18/9/2019).

Keynote speaker profesional turut dihadirkan dari berbagai universitas terkemuka di antaranya Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Institut Teknologi Bandung (ITB), Nanyang Technological University, Universitiy Malaysia Sabah, dan ETH Zurich.

Inovasi-inovasi mutakhir dalam pengelolaan sumber daya alam bak mozaik yang bernilai guna tinggi. Kebermanfaatan dalam inovasi itu mencakup beberapa terapan di antaranya material science, life science, dan environmental science.

Tak hanya mengupas seputar potensi dan eksplorasi berbagai wilayah Indonesia, tetapi juga potensi sumber daya alam yang ada luar negeri.

Berkat bimbingan profesor dan para dosen, mahasiswa dari berbagai universitas turut serta berinovasi dengan bermacam riset yang ditampilkan dalam bentuk poster.

Konten riset mengutamakan pemanfaatan sumber daya alam sekitar, peningkatan kebutuhan teknologi, hingga solusi terapi kesehatan yang ternyata sangat solutif terhadap permasalahan saat ini.

Di sela-sela sesi utama yang diisi para keynote speaker, terdapat sesi diskusi yang membuka diskusi para partisipan mengenai riset yang telah dilakukan. Berbagai latar belakang kampus dan penelitian yang berbeda menambah hangat diskusi dosen dan mahasiswa.

Tampak sekali antusias yang tinggi melalui interaksi yang saling memberi masukan dan saran yang membangun.

Sebelum acara ditutup oleh Hari Wisodo, Ketua Jurusan Fakultas Ilmu Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UM, empat riset terpilih diumumkan sebagai the best poster setelah melalui penilaian yang ketat. Dua poster terbaik berasal dari ITS dan dua poster terbaik lainnya dari UM.

Diharapkan, setelah berdiskusi dan sharing ilmu, topik yang sangat krusial itu dapat dikembangkan lagi dalam riset termutakhir dan juga mendapat dukungan dana dari pemerintah.

Sudah saatnya melanjutkan dan merealisasikan penelitian yang disertai publikasi yang lebih banyak agar sumber daya alam Indonesia bermanfaat untuk kesejahteraan rakyatnya.

Mifta Rahmadiyah
Mahasiswa Pascasarjana Pendidikan Fisika
Universitas Negeri Malang
miftarahmadiyah2@gmail.com

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved