Berita Lumajang

Imbas Aksi Begal Tewaskan Warga Jember, Pemkab Lumajang Pasang CCTV di Area Rawan Kriminalitas

Karena ada usul begitu, maka beberapa CCTV akan kami geser ke titik rawan kriminalitas," ujar Bupati Lumajang, Thoriqul Haq

Imbas Aksi Begal Tewaskan Warga Jember, Pemkab Lumajang Pasang CCTV di Area Rawan Kriminalitas
ist
Operasi gabungan di kabupaten Lumajang dilakukan setelah terjadi insiden begal yang menewaskan warga Jember. 

SURYA.co.id | LUMAJANG - Aksi begal di Lumajang yang menyebabkan tewasnya warga Jember, mendapat perhatian serius dari Pemkab Lumajang

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq menegaskan, pihaknya akan membantu tugas kepolisian dalam menindak tegas tindak kejahatan begal.

"Ada yang mengusulkan dipasangnya CCTV di titik rawan kriminalitas di Lumajang. Saat ini sudah terpasang 97 unit CCTV se-Kabupaten Lumajang. Memang dominasi penempatan di wilayah perkotaan. Karena ada usul begitu, maka beberapa CCTV akan kami geser ke titik rawan kriminalitas," ujar Thoriq di acara 'sarasehan satu tahun Cak Thoriq - Bunda Indah mengabdi' di depan Pendapa Arya Wiraraja, Lumajang, Selasa (24/9/2019) malam.

Thoriq menegaskan pihaknya akan serius turut mengatasi tindak kriminalitas di Lumajang, salah satunya dengan memasang CCTV di daerah rawan kriminalitas.

Hal itu diharapkan bisa mengungkap pelaku tindak kejahatan secara cepat, selain membuat para pelaku kejahatan berpikir ulang untuk melakukan tindak kriminalitas.

"Kami berjanji, bersama kepolisian memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga Lumajang. Apa yang sudah dilakukan oleh Pak Kapolres (AKBP M Arsal Sahban) selama ini sudah sangat maksimal, bekerja keras memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga Lumajang," tegas Thoriq.

Namun pembegalan yang terjadi di Desa Wonorejo Kecamatan Kedungjajang pada Sabtu (21/9/2019) malam, kata Thoriq, seakan meruntuhkan kerja keras pihak kepolisian selama ini.

"Saya sangat kecewa dengan apa yang terjadi di Wonorejo kemarin. Kejadian itu seakan meruntuhkan kerja keras pihak kepolisian selama ini. Pihak kepolisian akan terus berpatroli demi memberikan rasa aman kepada warga Lumajang, dan orang yang melewati Lumajang," tegasnya.

Thoriq mengakui masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus dia lakukan bersama Wabup Lumajang Indah Amperawati. Salah satunya memberi jaminan keamanan di Lumajang, sehingga Lumajang terbebas dari stigma negatifnya.

Dalam sarasehan memperingati satu tahun kepemimpinan Thoriq - Indah itu, juga didengarkan saran dari masyarakat.

Saran itu antara lain, meminta pihak berwenang memerangi tindak kejahatan begal, juga meminta kepolisian melakukan patroli di beberapa titik rawan, terutama di hari Jumat, Sabtu, Minggu, dan Senin.

Patroli 24 jam di hari itu antara lain dilakukan di jalur Surabaya - Lumajang - Jember. Sebab pada hari Jumat sampai Minggu, terutama hari Jumat malam, merupakan waktu para pekerja di Surabaya pulang ke Lumajang, Jember dan sekitarnya. Beberapa kasus begal terjadi di hari Jumat dan Sabtu di jalur penghubung Surabaya - Lumajang - Jember dan menimpa pengendara sepeda motor.

Dari informasi yang dihimpun Surya, titik rawan tindak kriminalitas di jalur penghubung antar kota itu antara lain di perbatasan Lumajang - Probolinggo antara Malasan - Ranuyoso, jalur lintas Randuagung (jalur alternatif lewat dalam dari Kedungjajang - Randuagung - tembus ke Sumberbaru Kabupaten Jember), jalan nasional Lumajang - Jember di kawasan Banyu Putih Lor, juga jalan alternatif baru di Desa Wonorejo Kecamatan Kedungjajang (lokasi dibegalnya Rismiyanto, warga Jember yang meninggal dunia akibat peristiwa itu).

Sementara itu, Kapolres Lumajang, AKBP M Arsal Sahban, juga di acara sarasehan satu tahun kepemimpinan Thoriq - Indah itu, menegaskan ada tiga hal yang menjadi prioritas kerjanya selama memimpin Lumajang.

"Yakni begal, maling sapi, dan konflik horisontal akibat tambang pasir. Tiga hal itu yang menjadi prioritas saya. Ketiga hal itu yang harus saya berantas," tegas Arsal.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved