Berita Malang Raya

Buntalan Berisi Koin Kuno Dari Dinasti Ming Ditemukan di Kota Batu. Beratnya Sampai 6 Kilogram

“Tempat ditemukannya koin tersebut masih memiliki jarak yang dekat dengan Mbah Batu yang dipercaya sebagai pembabat alas Kota Batu," tandasnya.

Buntalan Berisi Koin Kuno Dari Dinasti Ming Ditemukan di Kota Batu. Beratnya Sampai 6  Kilogram
surabaya.tribunnews.com/benni indo
Prapto Sutrisno (57), menunjukkan koin-koin kuno temuannya yan gdiperkirakan berasal dari era Dinasti Ming. 

SURYA.co.id | KOTA BATU – Prapto Sutrisno (57) menemukan koin-koin kuno yang diduga berasal dari Tiongkok.

Penemuan itu terjadi ketika Prapto tengah bekerja membangun gedung sekolah luar biasa negeri Kota Batu, Sabtu (21/9/2019). Namun penemuan ini baru ditunjukkan ke publik melalui media pada Rabu (25/9/2019).

Saat itu, Prapto tengah mencangkul tanah yang akan dibangun sebagai pondasi. Namun ketika mencangkul kedalaman 80 sentimeter, ada benda tumpul yang mengganjal. Kemudian Prapto melanjutkan mencangkul sampai kedalaman 1 meter.

“Awal mulanya menggali kedalaman 80 dan lalu satu meter. Terus ada gumpalan seperti ring, ternyata koin,” ujar Prapto saat ditemui di lokasi, Rabu (25/9/2019).

Dikatakan Praprto, koin itu berada dalam kantong yang terbuat dari bahan semacam goni. Kondisi kantong itu saat ditemukan sudah hancur, hanya koin-koinnya saja yang tahan.

“Ikatan sudah rapuh. Lalu koinnya kami ambil,” ujar Prapto.

Mengetahui hal tersebut Praprto segera memberitahukan pihak sekolah dan mengumpulkan koin tersebut dalam sebuah wadah tertentu.

Sementara itu Noerad AP Kasi Sejarah dan Kepurbalaan menerangkan bahwa koin yang ditemukan tersebut diperkirakan dari Dinasti Ming. Hal ini dikarenakan pada koin tersebut masih ditemukan gambar lapisan pati nasi.

"Jumlahnya belum kami hitung karena akan kami konsultasikan dengan BPCB Trowulan," terang Noerad.

Dia memperkirakan koin tersebut sengaja ditimbun untuk dijadikan tabungan. Pasalnya, menabung uang dengan cara memendam di tanah merupakan salah satu kebiasaan dari warga Tionghoa dahulu kala.

Dikatakan Noerad, Dinas Pariwisata Kota Batu kemungkinan tidak akan melakukan pengembangan penggalian karena tanah tersebut merupakan aset dari SLBN Kota Batu. Kalaupun memungkinkan dilakukan di titik lain.

“Tempat ditemukannya koin tersebut masih memiliki jarak yang dekat dengan Mbah Batu yang dipercaya sebagai pembabat alas Kota Batu," tandasnya.

Belum diketahui jumlah pasti koin yang ditemukan. Namun berat temuan koin tersebut seberat 6 Kg. 

Penulis: Benni Indo
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved