Berita Jember

Pemkab Jember Beri Subsidi, Hampir 51 Ribu Bidang Tanah Tersertifikasi Melalui PTSL

Pemkab Jember dan BPN menargetkan program nasional PTSL 51 ribu bidang tanah tahun 2019 bisa selesai.

Pemkab Jember Beri Subsidi, Hampir 51 Ribu Bidang Tanah Tersertifikasi Melalui PTSL
SURYA.co.id/Sri Wahyunik
Bupati Jember, Faida bersama Kepala BPN Jember, Sugeng Muljo Santoso usai upacara di peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang ke-59 di Kantor BPN Jember, Selasa (24/9/2019). 

SURYA.co.id | JEMBER - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jember menargetkan program nasional Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) untuk 51 ribu bidang tanah tahun 2019 bisa selesai. Bupati Jember, Faida mengatakan sampai saat ini target itu telah tercapai 98 persen.

"Dari target PTSL untuk 51 ribu bidang tanah, telah tercapai 98 persen," ujar Bupati Faida usai menjadi inspektur upacara di peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang ke-59 di Kantor BPN Jember, Selasa (24/9/2019).

Faida menegaskan, pemerintah daerah dan BPN serius melaksanakan program reforma agraria.

Meski begitu, pelaksanaan program harus dilakukan secara berhati-hati dan mengacu kepada kebenaran dan keadilan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Urusan agraria adalah tugas bersama. Kami berhati-hati untuk masalah reforma agraria, karena kami berpihak pada kebenaran dan keadilan,” tegasnya.

Dia menegaskan, banyaknya konflik agraria memerlukan komitmen semua pihak untuk menuntaskan penyelesaiannya.

Forkompinda Jember, lanjut Faida, bersama ATR/BPN telah berkomitmen menuntaskan konflik-konflik pertanahan di Kabupaten Jember secara serius.

Penuntasan konflik-konflik agraria ini diharapkan dapat menjadi hadiah bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan ini bisa menjadi hadiah untuk masyarakat, karena pada saatnya nanti akan disampaikan ke masyarakat,” ujarnya.

Lebih jauh Faida mengatakan, untuk proses pengurusan dokumen pertanahan nantinya bisa diperbaiki sesuai ketentuan terbaru, yang lebih mudah dan cepat ke arah pelayanan yang modern.

Bidang tanah yang belum terdata, tambahnya, diharapkan dapat selesai secara baik.

“Sudah saatnya lebih banyak lagi melayani langsung di tengah masyarakat,” tegas Faida.

Halaman
12
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved