Mahasiswa Turun ke Jalan

Mahasiswa Akan Geruduk Gedung DPRD Jatim Ini Tanggapan Kelompok Pro Revisi UU KPK

Komunitas Masyarakat Jatim Anti Korupsi yang selama ini dikenal sebagai kelompok pro revisi UU KPK menilai perbedaan pemikiran adalah hal yang biasa

SURYA.co.id/Hayu Yudha Prabowo
AKSI BERSAMA - Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Malang mengelar aksi demontrasi di depan Gedung DPRD Kota Malang, Senin (23/9/2019). Massa aksi menuntut DPR RI mencabut Draf RUU KHUP, RUU Ketenagakerjaan, RUU Pertanahan, RUU Pemasyarakatan dan menuntut presiden mengeluarkan perppu pencabutan UU KPK dan Sumber Daya Air. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

SURYA.co.id | SURABAYA - Seruan mahasiswa untuk menghadiri unjuk rasa di Gedung DPRD Jatim tanggal 24 sampai 26 September 2019 tersebar luas di media sosial.

Beberapa tuntutan akan disuarakan di dalam unjuk rasa tersebut. Salah satunya adalah menolak hasil revisi UU KPK yang telah disahkan oleh DPR RI atas persetujuan presiden.

Menanggapi rencana aksi tersebut, Komunitas Masyarakat Jatim Anti Korupsi yang selama ini dikenal sebagai kelompok pro revisi UU KPK menilai perbedaan pemikiran adalah hal yang biasa dan harus dihormati.

"Tidak masalah, terlebih lagi menyampaikan pendapat di depan umum sudah dijamin oleh undang-undang. Apakah dia pro atau kontra dia memiliki hak yang sama," ucap Koordinator Masyarakat Jatim Anti Korupsi, Alan, Senin (23/9/2019).

Alan juga belum memiliki rencana apakah akan menyiapkan aksi tandingan atau tidak.

Pihaknya mengaku akan membahas terlebih dahulu dengan anggota komunitasnya yang lain.

"Termasuk akan kami bahas sikap apa yang harus kita ambil pada tanggal 26 menyikapi tentang adanya yang menolak revisi undang-undang KPK tersebut," tambahnya.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved