Persebaya Surabaya

Alfred Riedl Belum Juga Tiba, Persebaya Terancam Kena Denda Rp 100 Juta

Persebaya Surabaya terancam mendapat denda Rp 100 juta rupiah akibat belum memiliki pelatih utama

Alfred Riedl Belum Juga Tiba, Persebaya Terancam Kena Denda Rp 100 Juta
SURYA.co.id/Didit
Alfred Riedl 

SURYA.co.id | SURABAYA - Persebaya Surabaya terancam mendapat denda Rp 100 juta rupiah akibat belum memiliki pelatih utama setelah melepas Djadjang Nurdjaman. Sejatinya, Persebaya telah menunjuk Alfred Riedl sebagai pengganti dari Djanur pada 23 agustus lalu dan menunjuk Wolfgang Pikal sebagai asisten pelatihnya.

Merujuk dari regulasi Liga 1 2019 Ayat 11, seharusnya Persebaya sudah memiliki pelatih baru setelah 30 hari melepas pelatih terdahulu.

Namun, semenjak melepas Djanur pada 10 Agustus lalu, Riedl belum tiba di Indonesia sampai saat ini. Bahkan, Pikal masih terkendala proses administrasi.

Terkait hal tersebut, manajer Persebaya belum berkomentar apapun saat dihubungi.

Hanya saja Asisten Pelatih Persebaya Bejo Sugiantoro secara terbuka menyebut timnya diambang denda karena Pikal masih terkendala pengesahan dokumen.

"Siapapun yang datang tetap dapat denda hukuman kita (Persebaya)," ujar Bejo Sugiantoro saat sesi preskon jelang melawan Bali United, Senin (23/9/2019).

Di lain pihak, Sekretaris Persebaya Ram Surahman tidak menyangkal Pikal masih terkendala pengesahan dari PT. Liga Indonesia Baru (PT. LIB).

"Ada beberapa yang harus kami lengkapi. Pokoknya Pikal sedang proses pengesahan di LIB. Sampai berapa lama, kami juga belum tahu dan terus komunikasikan," jelas Ram.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ndaru Wijayanto.

Penulis: Ndaru Wijayanto
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved