Berita Surabaya

100 Pedagang Hi Tech Mall Angkat Kaki, Pedagang yang Bertahan Harap Pemkot Surabaya Tak Lepas Tangan

ekitar 100 pedagang Hi Tech Mall selama ini sudah terlanjur meninggalkan mal IT terbesar ini

100 Pedagang Hi Tech Mall Angkat Kaki, Pedagang yang Bertahan Harap Pemkot Surabaya Tak Lepas Tangan
surya/ahmad zaimul haq
Pemkot Surabaya tidak akan mengelola dan memanfaatkan Gedung Hitech Mall. Supermarket komputer terbesar di Surabaya ini tetap akan ditawarkan ke pihak ketiga untuk mengelola gedung empat lantai ini. Kepala Dinas Pengelolaan Tanah dan Bangunan (DPTB) Kota Surabaya Maria Ekawati Rahayu menuturkan bahwa pihaknya telah menawarkan kepada pihak ketiga untuk mengelola pusat laptop dan komputer terbesar itu 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sekitar 100 pedagang Hi Tech Mall selama ini sudah terlanjur meninggalkan mal IT terbesar di Surabaya ini. Sejak habis masa pengelolaan oleh PT Sasana Boga pada 31 Maret 2019, suasana pedagang makin tak menentu. 

Apalagi Pemkot waktu itu akan mengambil alih pengelolaan sepenuhnya. Namun saat ini rencana itu berubah dan tetap mencari pengelola swasta untuk mengelola Hi Tech Mall.

"Sudah ada 100 pedagang yang terlanjur meninggalkan Hi Tech Mall ini," kata koordinator pedagang Hi Tech Mall Rudi Abdullah.

Pemkot Surabaya Masih Cari Investor Penyewa Hi Tech Mall, 25 Persen Lahan untuk Gedung Kesenian

Diakui bahwa dalam situasi transisi demikian banyak pedagang yang mencoba mal lain.

Namun para pedagang itu ingin kembali ke Hi Tech Mall karena para distributor komputer dan laptop masih tetap bertahan di mal IT ini. 

"Hi Tech Mall masih dikenal sebagai pusat Komputer dan Laptop, terutama kantoran. Sehingga pelanggan masih banyak yang jujug ke sini," kata Rudi.

 Rudi berharap agar Pemkot Surabaya selaku pemilik aset tidak lepas tangan begitu saja.

Pemkot harus tahu kondisi pedagang dan kondisi Hi Tech Mall saat ini.

Sebab, jika harga sewa ke pengelola mahal akan berdampak pada harga sewa ke pedagang

Menurut pedagang yang terpenting adalah ada dukungan dari Pemkot.

Pedagang sangat mendukung jika ada pengelola baru.

Namun Jangan sampai luka lama terjadi saat Rudi Abdullah ikut merasakan pembiaran sampai kronis pada kondisi THR. 

"Kalau Hi Tech Mall juga diperuntukan untuk gedung kesenian agar THR bisa mendapat tempat. Nanti bisa dikolaborasikan dengan pedagang lama sehingga bisa sinergi. Mudah-mudahan bisa jadi tambah ramai Hi Tech Mall," kata Rudi.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved