Berita Lumajang

Warga Jember Dibegal di Lumajang, Kapolres Lumajang Minta Maaf & Minta Anak Buahnya Tembak Pelaku

Ketika ditanya perihal 'pelaku begal, saya halalkan darahnya', Arsal mengakui juga pernyataan itu. Berikut pernyataannya..

Warga Jember Dibegal di Lumajang, Kapolres Lumajang Minta Maaf & Minta Anak Buahnya Tembak Pelaku
surabaya.tribunnews.com/sri wahyunik
Kapolres Lumajang, AKBP M Arsal Sahban (kiri). Di sisi kanan adalah unggahan yang dia buat lewat akun Facebook. 

SURYA.co.id | LUMAJANG - Kapolres Lumajang, AKBP M Arsal Sahban meminta anak buahnya menembak pelaku begal. Pernyataan tegas Arsal dituliskan oleh Arsal melalui akun media sosial facebook 'Arsal Sahban'.

Arsal Sahban merupakan akun pribadi milik Kapolres Lumajang, AKBP M Arsal Sahban.

Pernyataan dari akun Kapolres itu juga diunggah ke akun grup 'Sababat M.A.S'. MAS merupakan akronim dari M Arsal Sahban.

Selain memerintahkan supaya anggotanya menindak tegas begal, Arsal juga menyampaikan permohonan maafnya.

Berikut pernyataan tertulis Arsal melalui akun media sosial FB;

"kepada masyarakat Lumajang dan sekitarnya.

Saya Kapolres Lumajang mohon maaf yang sangat mendalam atas kejadian begal yang menyebabkan meninggalnya salah satu warga Jember semalam.

Ini tentu merupakan tanggung jawab saya. saya sangat merasa Bersalah atas kejadian ini.

Pelaku harus bisa kita tangkap. Katim Cobra sudah saya perintahkan agar dengan segala cara bisa menangkap pelakunya. KATIM COBRA HARUS TEMBAK DITEMPAT PELAKU BEGAL.

PELAKU BEGAL SAYA HALALKAN DARAHNYA. SILAHKAN BAGI MASYARAKAT UNTUK MENUMPAS, JANGAN TAKUT DAN RAGU.

Halaman
123
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved