VIDEO Langit Kota Jambi Warna Merah, Ternyata Ini Penyebabnya, Berikut Penjelasan Astronom dan BNPB

VIDEO Langit Kota Jambi Berwarna Gelap Kemerahan pada Siang Hari, Ini Penjelasan Astronom dan BNPB

Penulis: Arum Puspita | Editor: Adrianus Adhi
Facebook Qha Caslley
VIDEO Langit Kota Jambi Berwarna Gelap Kemerahan pada Siang Hari, Ini Penjelasan Astronom dan BNPB 

SURYA.co.id - Fenomena perubahan warna langit Kota Jambi ramai diperbincangkan warganet. 

Fenomena yang terjadi di Desa Pulau Mentaro, Kecamatan Ilir, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi ini viral, lantaran warna langit Kota Jambi berubah gelap kemerahan.

Melansir dari Kompas.com artikel 'Viral Langit Merah di Muaro Jambi, Ada Apa?', berikut fakta-faktanya.

1. Terjadi pada pagi hingga siang hari

Fenomena perubahan warna langit ini terjadi pada Sabtu (21/9/2019) sekitar pukul 10.42 hingga 14.00 WIB.

"Saya dapat kiriman video dari sepupu saya, Ummu Ria, jam 10.42 WIB udah mulai merah langitnya, kak. Azan dzuhur udah mulai gelap," ujar salah satu warga Kabupaten Muoro Jambi, Mardiana

2. Penglihatan terganggu karena perubahan warna langit

"Untuk daerah yang dekat titik kebakaran itu sudah gelap, bukan merah lagi, udah nampak malam, padahal masih jam 11 siang," kata seorang warga bernama Ummu Ria. 

Menurutnya, dari perubahan warna langit ini tidak berimbas pada gangguan penglihatannya.

Ia merasa di daerah yang terkena langit merah ini membuat warga takut dan tidak berani keluar rumah.

3. Penjelasan BNPB

Plt Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo menyampaikan bahwa warna merah terjadi karena adanya pergerakan kabut asap dari titik api alias hotspot. 

"Warna merah tersebut merupakan kabut asap yang bergerak dari hotspot yang ada di provinsi bagian selatan Provinsi Riau," ujar Agus dikutip dari Kompas.com berjudul 'Langit Merah di Jambi Dikenal dengan Hamburan Rayleigh, Ini Penjelasannya'.

Kejadian ini pernah terjadi di Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan pada tahun 2015.

Fenomena langit merah
Fenomena langit merah (Facebook Qha Casslley)

"Tahun 2015 di OKI lokasi titik api paling besar dan tidak bisa dipadamkan, warnanya seperti itu oranye kemerahan," ujar Agus kepada Kompas.com, Sabtu (21/9/2019).

Menurutnya, terjadi perubahan warna pada langit ini diakibatkan karena asap dan api yang menyala di dekat daerah yang terdampak.

Selain itu, Agus mengatakan bahwa dampak yang terjadi dari fenomena ini adalah jarak pandang yang pendek.

4. Fenomena Hamburan Rayleigh

Sementara itu, astronom amatir Indonesia, Marufin Sudibyo mengatakan bahwa fenomena tersebut bukan disebabkan tingginya suhu atau pengaruh api. 

"Ini nampaknya fenomena Hamburan Rayleigh. Hamburan Rayleigh itu hamburan elastis pada cahaya oleh partikel-partikel mikro/nano di udara yang ukurannya lebih kecil dari panjang gelombang cahaya tampak," ujar Marufin.

Fenomena ini, menurut Marufin, merupakan fenomena yang umum dijumpai. 

"Dalam kasus Jambi ini, kepadatan partikel-partikel mikro/nano di udara nampaknya cukup besar sehingga lebih padat ketimbang konsentrasi partikel pada udara normal," ujar Marufin.

"Karena lebih padat maka berkas cahaya Matahari yang melewatinya akan dihamburkan khususnya pada panjang gelombang pendek (spektrum biru dan sekitarnya) hingga medium (spektrum hijau dan sekitarnya)," kata dia.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved