Tumbuh 20 Persen Per Bulan, BFI Srikandi Targetkan 1.200 Nasabah Sampai Akhir Tahun

"Targetnya sampai akhir tahun 2019 ini bisa mencapai lebih 1.200 nasabah. Kami optimis respon pasar pembiayaan cukup positif," jelas Nuzul

Tumbuh 20 Persen Per Bulan, BFI Srikandi Targetkan 1.200 Nasabah Sampai Akhir Tahun
surabaya.tribunnews.com/habibur rohman
Dua anak peserta lomba mewarna yang digelar BFI Srikandi, yang merupakan program layanan pembiayaan secara inklusif bagi perempuan Indonesia di BG Junction Surabaya 

SURYA.co.id | SURABAYA - Program BFI Srikandi yang diluncurkan PT BFI Finance Indonesia Tbk mulai Februari 2019 secara nasional mulai mendapatkan respon.

Untuk pasar Surabaya, produk yang dikenalkan secara agresif mulai April 2019 itu, tercatat mampu nasabah. Bahkan rata-rata per bulan bertumbuh 20 persen.

Area Manager Surabaya PT BFI Finance Indonesia Tbk, Nuzul Ittaqa, mengatakan, saat ini jumlah nasabah BFI Srikandi di Surabaya mencapai sekitar 600.000 nasabah.

"Targetnya sampai akhir tahun 2019 ini bisa mencapai lebih 1.200 nasabah. Kami optimis respon pasar pembiayaan cukup positif," jelas Nuzul di sela kegiatan lomba mewarnai yang digelar di BG Junction Surabaya, Sabtu (21/9/2019). 

Untuk tetap mempertahankan respon pasar yang positif, BFI Srikandi terus melakukan kegiatan terkait. Diantaranya sosialisasi hingga ke kampung-kampung di kota Surabaya. Melalui kegiatan yang digelar dengan melibatkan perempuan.

"Mengingat segmen yang dibidik oleh BFI Srikandi ini adalah para perempuan. Mereka mayoritas adalah "penentu" keputusan dalam hal terkait keuangan, termasuk untuk modal, pembiayaan, dan sejenisnya," ungkap Nuzul.

Selain jumlah nasabah, kontribusi pembiayaan lewat program BFI Srikandi, ditarget bisa memberi kontribusi yang besar pada target keseluruhan. Hingga akhir tahun, pembiayaan BFI secara keseluruhan ditargetkan bisa mencapai Rp 1 triliun. Saat ini diakui Nuzul masih on progress.

“90 persen target kami sudah tercapai, namun dengan adanya BFI Srikandi ini bisa jauh melebihi target,” tambah Nuzul.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved