Berita Gresik

Pelaku Pencurian Motor di Gresik Ditangkap, Mengaku Tak Segan Lukai Korban dengan Bom Bondet

Jajaran Polres Gresik berhasil mengungkap 10 orang terduga pelaku kejahatan pencurian motor beserta penadahnya, Sabtu (21/9/2019).

Pelaku Pencurian Motor di Gresik Ditangkap, Mengaku Tak Segan Lukai Korban dengan Bom Bondet
SURYA.co.id/Sugiyono
Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro memimpin ekspos uangkap kasus pencurian motor di wilayah Gresik, Sabtu (21/9/2019). 

SURYA.co.id | GRESIK - Jajaran Polres Gresik berhasil mengungkap 10 orang terduga pelaku kejahatan pencurian motor beserta penadahnya. Para tersangka ada yang diberi hadiah timah panas dan ada yang nekat membawa bom bondet.

Pelaku curanmor di wilayah Gresik yang membawa bom bondet yaitu Ahmad Amin (25), warga Desa Ngantungan dan Dhimas Purwanto (24), warga Desa Pohgedang, keduanya warga Kecamatan Pasrepan Kabupaten Pasuruan.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku mencuri motor di wilayah Gresik Kota.

Tersangka masuk ke rumah warga yang sepi dan kosong. Kemudian mengambil motor milik korban menggunakan kunci T yang sudah disiapkan. Setelah berhasil, tersangka langusung kabur membawa motor hasil curian.

Tersangka mengaku jika saat mencuri terpergok warga, akan melemparkan bom bondet yang sudah disiapkan ke warga. Perbuatan itu, pernah dilakukan tersangka. Korban yang dilempar bom bondet meningal dunia dan tersangka berhasil ditangkap jajaran Polrestabes Surabaya.

Kemudian pada 2013, tersangka Ahmad Amin berhasil ditangkap dan telah dihukum selama 10 tahun.

"Selama menjalani hukuman, tersangka mendapat remisi, sehingga keluar pada 2018. Setelah itu, tersangka kembali beraksi di Gresik dengan membawa bom bondet di wilayah Gresik Kota. Akhirnya, berhasil ditangkap jajaran Polsek Gresik," kata Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro, Sabtu (21/9/2019).

Dari pengembangan kasusnya, tersangka mengaku telah empat kali menjalankan aksinya 4 kali di Gresik.

"Untuk menjalankan aksinya, tersangka sambil bekerja di pelabuhan sebagai kuli panggul. Kemudian, malamnya keliling mencari sasaran mencuri motor," imbuhnya.

Tersangka ditangkap di alun-alun Gresik saat membawa bom bondet gerak-geriknya mencurigakan. Anggota Polsek Kota yang sedang patroli langsung menggeledah tas tersangka. Sehingga ditemukan barang bukti bom bondet dalam tasnya. Atas perbuatannya mencuri dengan membawa bom bondet, kedua tersangka dijerat Pasal 363 ayat 1 dan Undang-undang darurat Nomor 13 Tahun 1951 ancaman penjara 20 tahun.

Halaman
12
Penulis: Sugiyono
Editor: Akira Tandika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved