Erwin Bersimbah Darah di Tangan Selingkuhan Ceweknya, Cinta Segitiga ABG Jadi Motifnya
Hasil penyelidikan polisi mengungkap, Erwin tewas di tangan tiga ABG yakni IL alias Kancil (15 tahun) yang tak lain adalah selingkuhan IM (13), pacar
SURYA.CO.ID - Nasib tragis dialami Erwin (18), remaja asal Lubunglinggau, Sumatera Selatan yang bersimbah darah di tangan selingkuhan ceweknya.
Erwin alias W ditemukan tak bernyawa dengan bersimbah darah Jalan A Yani, Kelurahan Ulak Surung, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Rabu (18/9/20189) malam.
Hasil penyelidikan polisi mengungkap, Erwin tewas di tangan tiga anak baru gede (ABG) yakni IL alias Kancil (15 tahun) yang tak lain adalah selingkuhan IM alias B (13 tahun), pacar Erwin.
Di kasus ini IL dibantu HAN (15) alias Gundul, temannya.
Satu dari tiga orang tersangka, HAN (15 tahun) alias Gundul, warga Jalan Bengawan Solo, RT 09, Kelurahan Ulak Surung ditangkap.
HAN ditangkap sekitar pukul 12.30 WIB, Kamis (19/09/2019) saat pulang sekolah.
Sementara dua pelaku lainnya, IL alias Kancil (15 tahun) dan IM alias B (13 tahun) masih dalam pengejaran polisi.
Di hadapan polisi HAN mengaku sudah lama mengenal IL mereka merupakan teman akrab, ia mengaku hanya untuk menemui Erwin bukan untuk membunuh Erwin.
"Hubungan mereka saya tidak tahu, saya hanya diajak untuk menemuinya, saya hanya memukul sekali saja," kata HAN pada wartawan, Jumat (20/9).
Namun saat di lokasi ternyata IL malah menusuk Erwin, pasca kejadian itu mereka tidak berkomunikasi dan tidak pernah bertemu lagi dengan IL dan IM.
"Habis itu kami tidak akrab lagi. Saya menyesal pak tidak mau mengulanginya lagi," ungkapnya.
Berikut fakta-fakta dalam kasus ini dikutip dari sripoku.com!
1. Bermotif Cinta Segitiga
Kasus yang menggegerkan warga Lubuklinggau itu ternyata bermotif cinta segitiga ABG atau anak baru gede.
Kapolresta Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono menduga penyebab kematian Erwin adalah jalinan cinta segitiga antara Erwin, IL dan pacarnya IM.
Uniknya pacar dan selingkuhannya terlibat dalam kasus pembunuhan itu.
"Tersangka HAN hanya berteman dengan tersangka IL yang punya hubungan dengan pacar IM," ujar Kapolres.
Peran tersangka HAN ini memukul wajah korban, sedangkan tersangka IL menusuk dada korban dengan senjata tajam tepat di ulu hati.
"Sementara tersangka IM yang juga pacar korban berperan memancing korban datang ke lokasi pertemuan mereka," paparnya.
Akibat perbuatannya, HAN dijerat dengan pasal 170 junto 338 dan HAN terancam 12 tahun penjara. Namum akan dilihat perkembangan kedepannya setelah dua tersangka lainnya tertangkap.
"Pengakuan tersangka HAN ini bahwa dia mengetahui tersangka IL membawa sajam dari rumah," katanya.
2. Pancing Janjian
Erwin tewas mengenaskan dengan luka tusuk dibagian dada kirinya, atau tepat menghujam dibagian ulu hati.
Iwan paman W menceritakan sebelum kejadian W menerima telpon dari pacarnya dan memintanya datang untuk bertemu di Pasar Satelit.
Akhirnya setelah selesai membuat kopi dan menyuguhkannya kepada tamu undangan dalam acara niga hari saudara ibunya.
"Saat itu dia (W) mengajak Noval untuk berangkat menuju Pasar Satelit tempat mereka bertemu," ungkap Iwan pada Tribunsumsel.com, Kamis (19/9/2019).
Ketika dalam perjalanan pacar W menelpon lagi dan memintanya untuk datang seorang diri.
Akhirnya sebelum bertemu pacarnya W menyuruh Noval menunggu ditempat yang agak jauh.
"Saat itu W turun kemudian Noval disuruh menunggu ditempat agak jauh. Lalu tidak berapa lama kejadian itu terjadi W turun dalam keadaan terluka," ujarnya.
Ia menuturkan pasca kejadian itu belum ada kabar dari pihak kepolisian siapa pelaku pembunuh W. Karena sampai saat ini pacar W tidak bisa dihubungi lagi.
"Nama pacarnya itu kalau tidak salah Emi. Saat ini semua medsosnya diblokir, sehingga tidak bisa dihubungi lagi, tapi pagi tadi pihak kepolisian sudah memanggil orang tuanya," terangnya.
3. Sempat Terhuyung-huyung
Tewasnya Erwin sempat membuat warga Kota Lubuklinggau heboh, pasalnya setelah ditusuk W terhuyung-huyung dan tewas dipinggir jalan.
Sontak saja, W yang berlumuran darah langsung membuat heboh masyarakat setempat dan para pengendara yang melintas hingga membuat kemacetan.
Jenazah almarhum W pun sudah dimakamkan ditempat pemakaman umum Kelurahan Kayu Ara Kecamatan Lubuklinggau Barat I.
Keluarga almarhum W pun terlihat begitu terpukul atas kepergiannya, sanak keluarga hingga saat ini masih tak menyangka jika W meninggal dengan cara tragis.
Johan kerabat W mengatakan sebelum kejadian W masih sempat membuat kopi dan menyuguhkannya kepada tamu undangan dalam acara niga hari saudara ibunya.
"Orangnya baik kami tidak menyangka sama sekali, karena semalam dia bagikan kopi kami," kata Johan pada Tribunsumsel.com, Kamis (19/9).
Ia menuturkan selama ini W dikenal baik oleh keluarga dan lingkungan masyarakat setempat. Bahkan mereka mengenal W sebagai sosok yang ringan tangan tanpa pandang bulu.
Meskipun W bukan orang berpendidikan, karena W merupakan anak putus sekolah, namun W selalu bekerja dengan giat dengan tidak memilih -milih pekerjaan.
"Banyak yang bilang, dari empat bersaudara. Mungkin W ini yang paling santun dan baik. Kalau ada kegiatan dia selalu membantu tanpa harus diminta dan di suruh," paparnya.
Johan pun berharap dan meminta kepada pihak kepolisian supaya pelaku pembunuh W cepat tertangkap oleh pihak kepolisian.
4. Tahu dari WA dan Facebook
Eci teman W mengaku, malam kejadian W menghadiri acara niga hari dirumah istri kakaknya, setelah acara selesai mereka beres-beres bersama-sama.
"Setelah beres -beres acara yasinan tiba-tiba dia (W) hilang, kami tidak tahu dia hilang kemana," katanya pada wartawan.
Kemudian tidak lama berselang mereka dan pihak keluarga tiba-tiba di kejutkan dengan beredarnya foto-foto W dalam keadaan meninggal di Facebook dan whatsapp.
"Akhirnya kita sama-sama dengan keluarga dan warga ke lokasi, ternyata memang benar itu jenazah Erwin,"paparnya.
Heri, Ibu W masih tak percaya jika putra nomor duanya itu tewas mengenaskan, padahal ia mengaku selama ini anaknya itu tidak pernah punya musuh.
"Tidak ada musuh pak, selama ini baik-baik saja, setau kami keluarga tidak punya musuh," singkatnya sambil menangis.
Artikel ini telah tayang di sripoku.com dengan judul Kronologi Pemuda di Lubuklinggau Dibunuh Sesaat Bertemu Pacarnya, Luka Tusuk Sajam Tepat di Ulu Hati
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/erwin-bersimbah-darah-di-tangan-selingkuhan-ceweknya-saat-dimakamkan.jpg)