Berita Sidoarjo

Akibat Puntung Rokok, Gudang Palet di Pinggir Jalan Raya By Pass Krian KM 30 Terbakar

Akibat puntung rokok dibuang sembarangan, gudang palet yang terletak di pinggir jalan raya By Pass Krian KM. 30 terbakar hebat, Sabtu (21/9/2019).

Akibat Puntung Rokok, Gudang Palet di Pinggir Jalan Raya By Pass Krian KM 30 Terbakar
Tribun Jakarta/Ilustrasi
Akibat Puntung Rokok, Gudang Palet di Pinggir Jalan Raya By Pass Krian KM 30 Terbakar 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Akibat puntung rokok dibuang sembarangan, gudang palet yang terletak di pinggir jalan raya By Pass Krian KM 30 terbakar hebat, Sabtu (21/9/2019).

Karena api yang cukup besar membuat pengguna jalan terpaksa memberhentikan laju kendaraannya. Takut terkena api dari kebakaran tersebut.

Komandan Peleton PMK Posko Krian, Widy Agus Setiawan mengatakan pihaknya mendapatkan laporan terjadi kebakaran di gudang palet milik Fauzan yang terletak di Desa Kraton RT 16 RW 4 sekitar pukul 15.00.

"Langsung kita kerahkan dua unit PMK Krian untuk segera memadamkan api tersebut. Namun karena banyak bahan yang mudah terbakar, api langsung membesar dan membakar bangunan sebesar 30 x 30 meter persegi," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Petugas memerlukan waktu sekitar satu jam lebih untuk memadamkan api yang cukup besar tersebut.

"Sekitar pukul 16.20, api dapat dikendalikan dan langsung dilakukan pembasahan. Dan sekitar pukul 17.20, lokasi kebakaran dinyatakan aman," jelasnya.

Dari pendataan oleh petugas pemadam di lokasi, luas bangunan yang terbakar kurang lebih hanya 5 x 8 meter persegi. Sedangkan sisanya yaitu seluas 25 x 22 meter persegi berhasil diselamatkan oleh tim pemadam.

Ia menambahkan petugas tidak menemukan sama sekali kendala saat proses pemadaman.

"Api sendiri berhasil kita lokalisir sehingga tidak merambat ke bangunan sekitar. Dalam peristiwa tersebut juga nihil korban jiwa," jujurnya.

Sementara itu, Kanit Lantas Polsek Krian, Ipda Ony menjelaskan saat dilakukan pemadaman dilakukan arus contra flow kendaraan.

"Tadi sempat dilakukan contra flow sebentar. Yang dilakukan contra flow arus kendaraan dari Surabaya menuju Mojokerto. Hal itu dilakukan untuk mempermudah proses pemadaman," tandasnya. (Kukuh Kurniawan)

Editor: Akira Tandika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved