Berita Pasuruan

Sehari Pasca Ditahan, Pejabat di Kabupaten Pasuruan Ini Ikuti Senam Pagi di Rutan Bangil

Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Dispora LW aktif mengikuti gerakan senam yang dipandu oleh instruktur senam.

Sehari Pasca Ditahan, Pejabat di Kabupaten Pasuruan Ini Ikuti Senam Pagi di Rutan Bangil
surya.co.id/galih lintartika
LW, tersangka kasus dugaan korupsi anggaran tahun 2017 senilai Rp 918 juta mengikuti kegiatan senam di rumah tahanan (rutan) Bangil, Pasuruan, Jumat (20/9/2019). 

SURYA.co.id | PASURUAN - Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Dispora Kabupaten Pasuruan, Lilik Wijayanti (LW), tersangka kasus dugaan korupsi anggaran tahun 2017 senilai Rp 918 juta tampaknya mulai adaptasi tinggal di rumah tahanan (rutan) Bangil, Pasuruan.

Informasi yang didapatkan SURYA.co.id, pagi ini, LW terlihat sudah mengikuti kegiatan senam pagi yang dilaksanakan rutin di rutan Bangil.

LW berbaur dengan narapidana lainnya yang ada di rutan kelas IIB tersebut.

Mengenakan celana warna coklat bercorak doreng, dan dibalut kerudung hitam panjang, LW aktif mengikuti gerakan senam yang dipandu oleh instruktur senam.

Kepala Rutan Bangil Wahyu Indarto menjelaskan, kondisi yang bersangkutan saat ini, jelas masih terlihat sangat sedih.

Ia menjelaskan, LW mulai ditahan, mulai kemarin sebelum magrib masuk ke rutan Bangil.

Setelah itu, LW ditempatkan di blok wanita kamar 1. LW bersama 13 orang di dalam kamar tahanan.

"Kami sudah berikan motivasi untuk mengikhlaskan kejadian yang sedang dialaminya. Tadi pagi, kami perintahkan untuk mengikuti kegiatan senam pagi biar tidak larut dalam kesedihannya. Allhamdulillah yang bersangkutan sudah mau," katanya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, LW dijebloskan penjara atas kasus dugaan penyalahgunaan APBD tahun 2017 yang diduga kuat melibatkannya.

Mantan Kepala Bidang (Kabid) olahraga di Dispora ini menjadi tersangka karena diduga kuat terlibat aktif dalam kongkaling Mark up anggaran tahun 2017.

LW membuat negara mengalami kerugian sekitar Rp 918 juta. Kini, ia harus mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved