Pilkada 2020

Makin Ketat, Syarat Calon Perseorangan di Pilwali Kota Blitar 2020

Persyaratan bagi calon perseorangan semakin ketat pada Pilwali Kota Blitar 2020.

Makin Ketat, Syarat Calon Perseorangan di Pilwali Kota Blitar 2020
surya.co.id/samsul hadi
Suasana rapat pleno internal di KPU Kota Blitar membahas tahapan pelaksanaan Pilwali Kota Blitar 2020. 

SURYA.co.id | BLITAR - Persyaratan bagi calon perseorangan semakin ketat pada Pilwali Kota Blitar 2020.

Calon perseorangan harus mengumpulkan dukungan fotokopi KTP elektronik yang dilengkapi dengan formulir surat pernyataan dukungan.

Setiap satu dukungan fotokopi KTP elektronik yang dikumpulkan calon perseorangan harus ditempel pada formulir surat pernyataan dukungan.

"Kalau Pilwali sebelumnya, formulir surat pernyataan dukungan bisa kolektif. Sekarang satu dukungan KTP elektronik harus ditempel di formulir pernyataan dukungan," kata Komisioner KPU Kota Blitar Divisi Teknis, Hernawan Miftakhul Khabib, Jumat (20/9/2019).

Khabib mengatakan aturan persyaratan dukungan bagi calon perseorangan itu berdasarkan Surat Edaran (SE) KPU RI Nomor 1917/PL.01.9-SD/06/KPU/IX/2019 terkait dengan tahapan Pilkada serentak 2020.

Dia meminta peserta Pilwali, terutama calon perseorangan agar segera melakukan persiapan.

"Sesuai tahapan, jumlah syarat minimal dukungan untuk calon perseorangan akan ditetapkan 26 Oktober 2019. Untuk pengumpulan syarat dukungan bagi calon perseorangan mulai 11 Desember 2019-5 Maret 2020," ujar Khabib.

Dikatakannya, sesuai aturan, jumlah syarat minimal dukungan untuk calon perseorangan di Pilwali Kota Blitar, yaitu, 10 persen dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di Pemilu terakhir.

Pemilihan terakhir di Kota Blitar yaitu Pemilu 2019.

Jumlah DPT Kota Blitar di Pemilu 2019 sebanyak 113.544 pemilih.
Berarti 10 persen dari jumlah DPT itu sekitar 11.354 orang.
"Pembulatannya berlaku ke atas. Itu masih hitungan kasarnya. Untuk jumlah pastinya akan kami tetapkan Oktober 2019," katanya.

Selain itu, kata Khabib, juga ada perbedaan soal perbaikan persyaratan bagi peserta Pilwali 2020 dengan Pilwali sebelumnya.

Pada Pilwali 2020, perbaikan persyaratan harus dilakukan sebelum pendaftaran calon.

Kalau di Pilwali sebelumnya, perbaikan persyaratan bisa dilakukan setelah pendaftaran calon.

"Itu berlaku untuk calon perseorangan dan calon dari partai. Semua persyaratan peserta harus lengkap sebelum pendaftaran calon," katanya.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved