Berita Blitar

Iuran BPJS Kesehatan akan Naik, Pemkot Blitar Siapkan Anggaran Tambahan untuk Peserta PBID

Pemkot Blitar mulai membahas rencana kenaikan tarif iuran BPJS Kesehatan. Sebab, akan berpengaruh pada alokasi anggaran

Iuran BPJS Kesehatan akan Naik, Pemkot Blitar Siapkan Anggaran Tambahan untuk Peserta PBID
surya.co.id/samsul hadi
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar, M Muchlis 

SURYA.co.id | BLITAR - Pemkot Blitar mulai membahas rencana kenaikan tarif iuran BPJS Kesehatan. Sebab, rencana kenaikan tarif iuran BPJS Kesehatan akan berpengaruh pada alokasi anggaran untuk penerima bantuan iuran daerah (PBID) yang ditanggung Pemkot Blitar.

"Kami sudah mendengar informasi itu (rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan). Sudah kami bahas dengan Asisten. Kami masih menunggu informasi resminya," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar, M Muchlis, Jumat (20/9/2019).

Muchlis mengatakan rencana kenaikan tarif iuran BPJS berlaku untuk semua peserta termasuk peserta PBID. Jika rencana itu sudah disahkan, maka Pemkot Blitar harus menyiapkan alokasi anggaran tambahan untuk peserta PBID.

"Kalau kebijakan itu sudah disahkan, kami harus patuh. Kami akan menyiapkan anggarannya untuk peserta PBID," ujarnya.

Dikatakannya, saat ini, peserta PBID BPJS Kesehatan di Kota Blitar sebanyak 26.085 orang.

Pada 2019 ini, Pemkot Blitar mengalokasikan anggaran sekitar Rp 8,2 miliar untuk peserta PBID BPJS Kesehatan.

Anggaran itu untuk membayar iuran BPJS bagi warga peserta PBID.

Besarannya, Rp 23.000 per warga per bulan.

Rencananya, mulai tahun depan, iuran peserta PBID juga ikut naik dari Rp 23.000 per orang per bulan menjadi Rp 42.000 per orang per bulan.

"Peserta PBID itu iurannya yang ditanggung Pemkot Blitar," katanya.

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved