Berita Surabaya

Polairud Polda Jatim Gagalkan Penyeludupan Ratusan Satwa Liar dari Papua di Pelabuhan Kalimas

Di Pelabuhan Kalimas Tanjung Perak kerap terjadi proses pengiriman dan bongkar muat barang yang berisi satwa liar

Polairud Polda Jatim Gagalkan Penyeludupan Ratusan Satwa Liar dari Papua di Pelabuhan Kalimas
SURYAOnline/Ahmad Zaimul Haq
Penyeludupan ratusan satwa liar yang berhasil digagalkan Kepolisian Air dan Udara (Polairud) Polda Jatim, Kamis (19/9/2019). 

SURYA.co.id  | SURABAYA - Penyelundupan ratusan satwa dilindungi dari Papua berhasil digagalkan Kepolisian Air dan Udara (Polairud) Polda Jatim, Kamis (19/9/2019).

Tak cuma mengamankan sekitar 146 satwa, yang terdiri dari lima jenis unggas yang tergolong sebagai hewan yang dilindungi, Polairud Polda Jatim juga meringkus empat orang pelaku atas kejahatan tersebut.

Wakil Direktur Polairud Polda Jatim, AKBP Kobul Syarin Ritonga menuturkan, pihaknya mengendus praktik penyelundupan itu dari informasi masyarakat.

Bahwa di Pelabuhan Kalimas Tanjung Perak kerap terjadi proses pengiriman dan bongkar muat barang yang berisi satwa liar.

Tak ingin kecolongan setelah mendapat informasi tersebut, Polairud Polda Jatim terus bergerak dan berhasil mengamankan barang bukti dan para tersangka.

"Ini kita temukan satwanya di Pelabuhan Kalimas Tanjung Perak pada tanggal 19 September 2019, Tadi pagi pukul 02.00 WIB," ujar Kobul di Makopolarud Polda Jatim, Kamis (19/9/2019).

Kobul mengungkapkan, modusnya para pelaku membeli satwa asli Papua itu, kemudian satwa tersebut dibawa dengan menggunakan kapal motor (KM) Senja Persada untuk dijual di Surabaya.

"Selain itu, kami juga amankan 27 ekor Jagal Papua, 92 Cucak Papua, 22 ekor Kasturi, 2 ekor koak, dan 3 buah tanduk rusa," ungkapnya.

Akibat perbuatannya, ungkap Kobul, pelaku bakal dijerat pasal 21 ayat (2) huruf a, d Juncto pasal 40 ayat 2 Undang Undang (UU) nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya hayati dan ekosistemnya.

"Kalau mereka terbukti, ancamannya 5 tahun penjara dan denda Rp 100 juta," pungkasnya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved