Berita Bisnis

Pertengahan Tahun 2019, Impor Nonmigas ke Jawa Timur Didominasi Dua Negara ASEAN Ini

Selama bulan Agustus, impor Jawa Timur dari Tiongkok mencapai 466,53 juta dolar AS

Pertengahan Tahun 2019, Impor Nonmigas ke Jawa Timur Didominasi Dua Negara ASEAN Ini
tribun jatim/fikri firmansyah
Satrio Wibowo selaku Kabid Distribusi Statistik BPS Jatim saat menjelaskan perkembangan impor nonmigas di Jatim, Kamis (19/9/2019) 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kelompok negara ASEAN masih menjadi pemasok utama barang komoditi nonmigas ke Jawa Timur pada pertengahan tahun 2019, khususnya bulan Agustus.

Hal ini tercatat dalam data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, Kamis (19/9/2019).

Satrio Wibowo, Kabid Distribusi Statistik BPS Jatim mengatakan, jika dilihat menurut negara asal barang impor, maka Tiongkok persentasenya paling besar sebagai negara asal barang yang masuk Jawa Timur selama Agustus 2019.

Kemudian disusul Amerika Serikat dan Thailand.

"Selama bulan Agustus, impor Jawa Timur dari Tiongkok mencapai 466,53 juta dolar AS, sedangkan impor dari Amerika Serikat sebesar 100,58 juta dolar AS dan dari Thailand mencapai 79,75 juta dolar AS," kata Satrio, Kamis (19/9/2019).

Jika dipersentasekan, lanjut Satrio, Tiongkok 30,65 persen, disusul Amerika Serikat dan Thailand yang memberikan kontribusi pada pasar impor sebesar 6,61 persen dan 5,24 persen.

Dari data itu, dikatakannya, maka kelompok negara Asean masih juga menjadi pemasok utama barang komoditi nonmigas ke Jawa Timur pada pertengahan tahun 2019 khususnya bulan Agustus.

"Kelompok negara ASEAN masih menjadl salah satu pemasok utama barang komoditi nonmigas ke Jawa Timur selama Agustus 2019, yaitu mencapai 231,79 juta dolar AS atau turun sebesar 10,08 persen dibanding bulan sebelumnya," tambahnya

Di kawasan ASEAN, Thailand menjadi negara utama asal impor dengan nilai 79,75 juta dolar AS atau sebesar 5,24 persen dari total impor, selanjutnya diikuti Malaysia sebesar 62,78 jutadolar AS dengan peranan sebesar 4,12 persen.

Bahkan, lebih lanjut Satrio menerangkan dengan rinci, jika dilihat secara kumulatif, selama Januari-Agustus 2019, impor nonmigas dari kelompok negara ASEAN sebesar 1.917.72 juta dolar AS, dan utamanya berasal dari Thailand sebesar 647,05 juta dolar AS, atau dengan peranan sebesar 5,21 persen.

"Sedangkan untuk negara utama penyumbang impor ke Jawa Timur pada periode Januari-Agustus 2019, masih didominasi dari Tiongkok dengan ni|ai impor sebesar 3.661,28 juta dolar AS atau dengan kontribusi sebesar 29,49 persen," paparnya.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved