Berita Bangkalan

Kades Socah Bangkalan Meninggal di Belakang Kemudi Mobil, Tubuhnya Bau Minyak Kayu Putih

Seorang kades di Bangkalan Madura meninggal dunia di dalam mobil. Dia ditemukan warga dalam kondisi tak bernyawa dan tubuh beraroma minyak kayu putih

Kades Socah Bangkalan Meninggal di Belakang Kemudi Mobil, Tubuhnya Bau Minyak Kayu Putih
surabaya.tribunnews.com/ahmad faisol
Polisi memeriksa kondisi Kades Socah yang meninggal dunia saat mengemudikan mobil. 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Sebuah mobil Toyota Yaris bernopol M 1308 HG menarik perhatian sejumlah warga di warung depan Pasar Ki Lemah Duwur, Jl Halim Perdana Kusuma, Bangkalan, Madura, Kamis (19/9/2019) sekitar pukul 15.00 WIB.

Pasalnya, mobil berwarna Hijau Tosca itu berhenti lama di bahu jalan dengan posisi menghadap ke arah barat.

Lampu hazard menyala namun mesin dalam kondisi mati. Sedangkan kaca di samping kemudi separuh terbuka.

Beberapa warga memilih datangi Pos Polisi Halim Polres Bangkalan untuk melaporkan keberadaan mobil tersebut.

"Warga melapor karena tak berani mendekat," ungkap petugas piket Pos Halim Bripka Wahyu kepada Surya.

Wahyu kemudian mendatangi lokasi untuk mengecek kebenaran laporan warga. Dilaporkan warga, pengemudi diduga terserang stroke.

"Ada bau minyak angin di sekujur tubuhnya. Saya cek leher dan tangan, ternyata sudah tidak ada denyut nadi," jelasnya.

Wahyu bersama warga memindahkan tubuh pengemudi yang sedang terlentang di kursi kemudi ke kursi belakang.

Wahyu pun bergegas mengambil alih kemudi dan membawa sopir menuju RSU Anna Medika Madura di Jalan RE Martadinata Kelurahan Mlajah.

"Mungkin diawali tidak enak badan lalu menepikan mobil," pungkasnya.

Calo Bis Terminal Purabaya Cabuli Remaja 15 Tahun. Dipaksa ke Lahan Kosong Lalu Dilucuti Pakaiannya

Kasubbag Humas Polres Bangkalan, Iptu Suyitno menambahkan, pengemudi itu adalah Sobirin (53), warga Jalan Raya Pedeng Desa/Kecamatan Socah.

"Ia menjabat sebagai Kades (Kepala Desa) Socah, meninggal di belakang kemudi," ungkap Suyitno.

Kepastian Pak Kades meninggal, lanjutnya, setelah dilakukan pengecekan oleh petugas medis.

Saat itu, Sobirin menggunakan pakaian batik berwarna merah dan celana panjang berwarna hitam. Ia sempat membuka beberapa kancing bajunya.

"Dari hasil pemeriksaan oleh Unit Identifikasi Satreskrim Polres Bangkalan, tidak ditemukan adanya luka atau tanda-tanda kekerasan," pungkas Suyitno. 

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved