Berita Tuban

Gempa Tuban, BMKG Sebut Ada 2 Kali Gempa, 'yang Kedua Baru Terasa Getarannya'

Setidaknya, ada dua kali kejadian gempa Tuban, pertama gempa berkekuatan 5.6 skala richter dan kedua 6.0 skala richter.

Gempa Tuban, BMKG Sebut Ada 2 Kali Gempa, 'yang Kedua Baru Terasa Getarannya'
Istimewa
Informasi terkait gempa yang terjadi di perairan Tuban 

SURYA.co.id | TUBAN - Kabar adanya gempa di perairan laut Tuban tidak begitu dirasakan masyarakat sekitar. Sesuai siaran pers dari BMKG, gempa berkekuatan 5.8 skala ritcher, sedangkan titik gempa berada 6.40 LS, 111.84 BT atau 58 km barat laut Tuban dengan kedalaman 656 km. 

Kepala Kelompok Teknisi (Kapoksi) BMKG Tuban, Zumrotul, mengatakan memang benar ada kejadian tersebut dan sudah disampaikan dalam siaran pers pusat juga. Setidaknya, ada dua kali kejadian, pertama gempa berkekuatan 5.6 skala richter dan kedua 6.0 skala richter.

Pada gempa yang pertama memang tidak terasa, tapi yang kedua terasa sehingga petugas sempat keluar gedung. 

"Gempa yang kedua terasa, informasinya di kecamatan Jenu dan Plumpang juga," kata Zumrotul dikonfirmasi, Kamis (19/9/2019). 

Ia menjelaskan gempa yang kedua dirasakan di Kecamatan Jenu berkekuatan 3 Modified Mercalli Intensity (MMI). 

Kendati demikian, gempa tidak dirasakan semua masyarakat di Tuban.

Justru kabar yang diperoleh, gempa dirasakan di Jogja, Pacitan, Surabaya dan Nusa Tenggara Barat.

"Informasi dari beberapa grup tidak ada yang merasakan gempa di Tuban. Justru di Jogja, Pacitan, Surabaya dan NTB yang merasakan," ujarnya.

Sementara itu, Warga Desa Banjarjo, Kecamatan Bancar, Azizah, menyatakan tidak merasakan gempa.

Bahkan, warga yang tinggal di perbatasan Jatim-Jateng itu juga tidak mengetahui kalau memang ada gempa.

"Saya tidak merasakan guncangan terkait gempa, justru saya tidak tahu kalau memang ada gempa," tandas Azizah.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved