Berita Pasuruan

Dugaan Korupsi Dispora Kab Pasuruan, Mantan Kabid Dijebloskan Tahanan, LW Ngaku Diperintah Pimpinan

Mantan Kepala Bidang (Kabid) olahraga di Dispora Kab Pasuruan ini menjadi tersangka akibat terlibat aktif dalam kongkaling mark up anggaran 2017.

Dugaan Korupsi Dispora Kab Pasuruan, Mantan Kabid Dijebloskan Tahanan, LW Ngaku Diperintah Pimpinan
surya.co.id/galih lintartika
LW kerudung hitam didampingi pengacaranya dibawa penyidik Kejari Kabupaten Pasuruan masuk ke dalam mobil tahanan, Kamis (19/9//2019). 

SURYA.co.id | PASURUAN - Tanggal 19 - 9 - 2019 menjadi tanggal cantik bagi sebagian orang. Tapi, bagi Lilik Wijayanti (LW) tanggal tersebut  menjadi hal keramat. Mengapa? Karena per hari ini, LW dijebloskan penjara atas kasus dugaan penyalahgunaan APBD tahun 2017 yang diduga melibatkannya.

Mantan Kepala Bidang (Kabid) olahraga di Dispora Kab Pasuruan ini menjadi tersangka akibat terlibat aktif dalam kongkaling Mark up anggaran tahun 2017. Dalam kasus ini negara mengalami kerugian sekitar Rp 918 juta.

Kini, ia harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. LW dijebloskan penjara sekira pukul 16.30 WIB. Setelah dia diperiksa sejak siang hari oleh penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan.

LW dibawa mobil Nissan Elavia warna hitam menuju Rutan Bangil dengan status tahanan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Tersangka mengenakan baju warna hitam. Sebagian wajahnya tertutup cadar. Matanya tampak sembab. Secara kasat mata, LW tampak sedih setelah harus menelan pil pahit.

Ia didampingi dua pengacaranya masuk ke dalam mobil kejaksaan sebelum dibawa ke rutan.

Kepada awak media, LW tak banyak memberikan statemen. Saat dibawa menuju mobil tahanan, LW bernyanyi.

Ia mengaku dirinya selama ini hanya disuruh, tidak menikmatinya. Ia berdalih hanya menjalankan tugasnya sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Saya hanya disuruh. Saya tidak menikmatinya. Yang suruh pimpinan saya Pak Munip itu bajingan," teriak dia.

Ia mengaku, selama ini tidak pernah menikmatinya. Ada potongan 10 persen di setiap proyek yang dilaksanakan. Yang potong bendahara setelah PPTK menerima pencairan anggaran.

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved