Breaking News:

Berita Surabaya

BPN Jatim: 1,7 Juta Bidang Tanah Program PTSL Rampung 2019 Ini, 2020 Targetkan 2 Juta Bidang Tanah

Kepala Kanwil BPN Jatim, Heri Santoso, terus mempercepat penerbitan sertifikat tanah untuk warga Jatim

surya/fatimatuz zahro
Gubernur Khofifah Indar Parawansa menerima audiensi dari Kanwil BPN Jawa Timur terkait percepatan program PTSL di Gedung Negara Grahadi, Kamis (19/9/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kepala Kanwil BPN Jatim, Heri Santoso, terus mempercepat penerbitan sertifikat tanah untuk warga Jatim. Pihaknya menargetkan ada sebanyak 1,725 juta bidang tanah yang diterbitkan melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) pada akhir 2019 mendatang.

Heri mengatakan hingga September ini sudah sebanyak 1,666 juta setifikat tanah yang sudah diterbitkan. Hingga akhir tahun nanti ia optimistis target penerbitan sertifikat tanah untuk PTSL tersebut bisa tercapai.

"Untuk target PTSL kita tahun 2019 ada sebanyak 1,725 juta bidang. Per bulan ini sudah ada sebanyak 1,666 juta yang sudah diukur, semoga sebelum 31 Desember nanti sudah selesai semua," kata Heri saat audiensi dengan Gubernur Khofifah, Kamis (19/9/2019).

Jadi Aset Modal UMKM Jatim, Gubernur Khofifah Dorong Percepatan Sertifikat Tanah Program PTSL

Heri menuturkan untuk mekanisme PTSL, masyarakat Jawa Timur tidak perlu memohon.

Semua tanah diukur oleh BPN untuk menjadikan desa menjadi desa yang lengkap.

Setelah tanah diukur, maka akan dilakukan permohonan untuk kelengkapan penerbitan sertifikat, seperti adanya NIK dan tidak adanya kasus sengketa.

Jika syarat tersebut bisa dipenuhi, maka hanya membutuhkan waktu 15 hari sejak pengukuran, pemenuhan berkah, dan diumumkan ke publik.

Jika tidak ada yang mengajukan gugatan, maka sertifikat akan bisa diterbitkan.

"Jadi sebenarnya kan tidak sulit mekanismenya. Dari negara juga membolehkan adanya pungutan sebelum pengukuran sebesar Rp 150 ribu untuk pemasangan patok, beli materai, dan lain-lain. Sedangkan untuk per PTSL kita dapat dipa sebesar Rp 250 ribu per bidang," jelasnya.

Program PTSL ini dikatakan Heri akan terus dilakukan.

Bahkan untuk 2020 mendatang, pihaknya akan menerbitkan sertifikat untuk 2 juta bidang tanah di Jawa Timur.

"Targetnya, seluruh bidang tanah di Jawa Timur pada tahun 2024 sudah rampung semua," ujarnya.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved