Berita Malang Raya

Polisi Periksa Penjual Miras Oplosan yang Diduga Jadi Penyebab Kematian 4 Orang di Malang

Polres Malang Kota memeriksa 3 penjual minuman keras (miras) yang diduga menyebabkan empat warga Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, tewas

Polisi Periksa Penjual Miras Oplosan yang Diduga Jadi Penyebab Kematian 4 Orang di Malang
surabaya.tribunnews.com/hayu yudha prabowo
Warga membawa nisan korban tewas diduga akibat minuman keras oplosan, H Warnu (78) di Jalan Simpang Candi Panggung, Kelurahan Mojolangu, Kota Malang, Selasa (17/9/2019). Sebanyak tiga orang tewas dan sembilan orang dirawat di Rumah Sakit diduga akibat menggak miras oplosan usai acara bersih desa di Kelurahan Mojolangu, Kota Malang 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

SURYA.co.id | MALANG - Kepolisian Resor (Polres) Malang Kota memeriksa tiga penjual minuman keras (miras) yang diduga menyebabkan empat warga Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang meninggal.

Wakapolres Malang Kota, Kompol Arie Trestiawan menerangkan, tiga penjual itu dijemput di rumahnya di Lowokwaru dan Blimbing. Dari hasil penggeledahan, ditemukan puluhan botol miras yang masih diteliti kandungannya. 

“Yang bersangkutan saat ini masih diperiksa. Kami jemput tadi malam,” ujar Arie, Rabu (18/9/2019).

Ia menambahkan penggeledahan terhadap tiga orang penjual miras ini berdasarkan keterangan saksi korban.

Kata dia, sekitar 20 pemuda di Kelurahan Mojolangu ikut mempersiapkan acara bersih desa di dekat Punden Mbah Beji. Di sanalah mereka diduga melakukan pesta miras oplosan yang mengakibatkan empat orang meninggal dan delapan lainnya dirawat di RS.

“Berdasarkan keterangan saksi korban, mengarah ke tiga penjual ini. Tapi masih kami periksa,” ucapnya.

Untuk memastikan kandungan yang ada di dalam miras oplosan, Polres Malang Kota telah mengirimkan sampel darah dan urin ke Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim. Hingga saat ini, sudah empat orang meninggal akibat cukrik itu.

“Secepatnya akan kami sampaikan jika hasil labfor sudah keluar,” katanya.

Ketua RT 01 Kelurahan Mojolangu, Sugeng mengatakan masih ada enam warganya yang dirawat di RS. Sebelumnya, sembilan orang harus mendapat perawatan intensif karena mengeluh dada sesak dan pandangan mata kabur.

“Kemarin kan sembilan, sekarang sisa enam karena satu meninggal dan dua sudah pulang,” tutur Sugeng.

Ia menambahkan, seluruh korban meninggal sudah dikebumikan. Sementara kondisi korban yang kembali ke rumah berangsur membaik.

Empat korban meninggal adalah Agus Triswanto (36), Afrizal Fahdani Hidayatullah (25) dan Warnu (70), dan Firnanda Tri Prasetyo (16).

Dikenal Pendiam, Keluarga Tidak Menyangka Agus Meninggal Karena Miras Oplosan

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved