Citizen Reporter

La Societe Institute Tegaskan Pentingnya Peran Pemuda Era ini untuk Indonesia

Semakin banyak pemuda, semakin tinggi harapan terhadapnya dan semakin kompleks persoalan yang hadir. Karena itu, kajian kepemudaan menjadi penting

La Societe Institute Tegaskan Pentingnya Peran Pemuda Era ini untuk Indonesia
ist/citizen reporter
Diskusi La Societe Institute 

SURYA.co.id - Jumlah pemuda di Indonesia tak bisa dianggap remeh. Survei Sosial Ekonomi Nasional 2018 mencatat ada 63,82 juta pemuda.

Semakin banyak pemuda, semakin tinggi harapan terhadapnya dan semakin kompleks persoalan yang hadir. Karena itu, kajian kepemudaan menjadi penting dilakukan, termasuk bagi La Societe Institute.

Miftahul Ulum, Direktur La Societe Institute mengutarakan, keberadaan lembaga yang digawangi bersama rekan-rekannya memiliki langkah konkret dalam merespons permasalahan masyarakat berbasis peran kepemudaan.

Mereka hadir dengan niat dan tekad kuat sebagai pemuda, untuk merawat nalar baik dan berkontribusi nyata kepada masyarakat.

“Itu dilakukan melalui kajian dan penelitian seputar kepemudaan. Kami bisa bekerja sama dengan stakeholde dan masyarakat dalam membangun pemuda Indonesia,” ungkapnya, Rabu (11/9/2019).

Kajian yang berlangsung pada Rabu (11/9/2019) di Satu Atap Co WorkingSpace Surabaya itu menghadirkan tiga tokoh muda dengan keahlian masing-masing. Dimulai dari Ferhadz yang berbicara mengenai pemuda pada konteks intelektual dan kademik.

“Seorang intelektual, harus hadir di tengah persoalan masyarakat dan dapat berkontribusi. Dalam hal ini La Societe mengambil peran pada ranah kajian dan penelitian,” ujar peneliti La Societe Institute itu.

Sementara Aufa, alumnus Fisika Universitas Airlangga sekaligus Magister Nano Science di University of Lyon Prancis mengatakan, teknologi digital merupakan peluang bagi pemuda. Ia juga berbagi pengalamannya tentang kondisi dunia digital di Eropa.

Turut hadir Samsol Arif, anggota legislatif Kabupaten Bangkalan yang berumur 23 tahun. Ia menegaskan di tengah politisi kalangan tua, pemuda harus bisa memosisikan diri sebagai manusia yang memiliki idealisme juga memperjuangkannya.

Acara dalam rupa Kongkow Kepemudaan dihadiri pemuda dari lintas organisasi di wilayah Jawa Timur. Yang hadir dari unsur badan eksekutif mahasiswa, organisasi ekstra kampus, organisasi mahasiswa daerah, komunitas literasi, dan sebagainya. Acara berlangsung aktif dan interaktif yang melibatkan peserta.

Salah satunya adalah Putut. Alumnus Fakultas Hukum Universitas Diponegoro itu juga berbicara soal pemuda dan intelektual.

“Sisi intelektual pada pemuda diharap mampu menjadi sebuah pertanggungjawaban dalam mengatasi permasalah di masyarakat,” ungkapnya.

Perwakilan dari Gerakan Pramuka Jawa Timur juga urun pendapat soal isu yang dibawa pemuda dan mahasiswa. Isu-isu lingkungan, kesehatan, perlu publikasi lebih dan diperjuangkan.

Kongkow Kepemudaan merupakan program dan agenda perdana La Societe Institute, sekaligus merupakan soft launching lembaga. Itu merupakan lembaga kajian dan penelitian kepemudaan yang diisi para pemuda lintas disiplin keilmuan.

Makrom Ubaid
Perum Pantai Mentari Blok DD3 No 1 Kenjeran, Surabaya
makromubd@gmail.com

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved