Berita Kediri

Beberapa Kali Gauli Anak Berkebutuhan Khusus hingga Hamil 5 Bulan, Pria di Kediri Terancam 5 Tahun

Tumijan diperiksa penyidik Satreskrim Polres Kediri karena menggauli anak berkebutuhan khusus hingga hamil.

Beberapa Kali Gauli Anak Berkebutuhan Khusus hingga Hamil 5 Bulan, Pria di Kediri Terancam 5 Tahun
surya.co.id/didik mashudi
Tumijan menjalani pemeriksaan penyidik Satreskrim Polres Kediri karena menggauli anak di bawa umur hingga hamil, Rabu (18/9/2019). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Tumijan (58) warga Pagu, Kabupaten kediri dijebloskan ke sel tahanan Polres Kediri. Tersangka diamankan karena menggauli anak di bawah umur hingga korbannya hamil.

Kasubag Humas Polres Kediri Iptu Purnomo menjelaskan, tersangka diamankan setelah petugas mendapatkan laporan atas tindak pidana pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

Korbannya AP (17) pelajar berkebutuhan khusus warga Kabupaten Kediri.

Dari hasil penyelidikan petugas, peristiwa tersebut dilakukan Tumijan pertama kali pada Januari 2019 di rumah pelaku.

Saat itu sekitar pukul 16.00 WIB, AP bermain ke rumah Tumijan dan masuk ke dalam kamar pelaku yang saat itu sedang beristirahat setelah pulang bekerja. Pada saat itulah terbesit niat buruk dibenak Tumijan memeluk korban.

“Pelaku kemudian menggauli korban hingga beberapa kali,” ungkap Iptu Purnomo.

Aksi percintaan Tumijan dengan anak di bawah umur akhirnya terbongkar setelah keluarga korban mengetahui ada yang berubah pada putrinya.

Karena akibat perbuatan Tumijan membuat AP hamil. Saat ini usia kehamilannya telah memasuki bulan kelima.

Sewaktu ditanya kedua orangtuanya, korban mengaku telah digauli Tumijan.

Petugas telah mengamankan beberapa barang bukti di antaranya baju kaos warna hitam yang dipakai korban serta dua buah pakaian dalam.

Dari hasil visum juga membuktikan adanya kerusakan pada alat vital korban.

Tersangka Tumijan dijerat dengan pasal 81 Undang Undang 23 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukuman pidana penjara minimal 5 tahun.

“Tersangka saat ini diamankan di Mapolres Kediri untuk proses penyidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved