Berita Surabaya

Seusai Perancis & Inggris, Giliran Investor Tiongkok Tawarkan MRT/LRT Sky Train ke Gubernur Khofifah

Investor untuk angkutan massal cepat untuk Jatim terus berdatangan. Setelah Prancis dan Inggris, investor Tiongkok tawarkan MRT/LRT Sky Train

Seusai Perancis & Inggris, Giliran Investor Tiongkok Tawarkan MRT/LRT Sky Train ke Gubernur Khofifah
istimewa
Gubernur Khofifah Indar Parawansa menemui perusahaan CRRC VGM Aerobus yang tertarik investasi Sky Train atau MRT/LRT di Jawa Timur, Senin (16/9/2019) malam 

SURYA.co.id | SURABAYA - Investor untuk angkutan massal cepat untuk Jawa Timur terus berdatangan. Setelah Prancis dan Inggris, hingga investor Tiongkok datang ke Grahadi menawarkan semacam LRT yaitu berbentuk Sky Train untuk Jawa Timur.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa setelah perencanaan tentang koneksitas Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan (Gerbangkertasusila) masuk dalam proyek prioritas tersiar, banyak yang kemudian menawarkan investasi di Jawa Timur. Namun, Khofifah menegaskan belum bisa langsung memutuskan.

Saat ini, Pemprov Jatim masih menunggu Perpres yang kini masih disiapkan detail plan untuk lampiran Perpresnya. Setelah itu baru nanti bisa membuat konsorsium untuk membuka ruang bagi investor.

"Jadi begini kalau nanti Perpres sudah turun, lalu lampiran Perpres sudah diterima, nantinya kami akan undang semacam forum business meeting. Kami undang calon investor baik yang sudah menyampaikan minat maupun belum," ucap Khofifah, Selasa (17/9/2019).

Karena dengan Perpres serta lampirannya Pemprov akan bisa menghitung titik yang dibutuhkan untuk angkutan cepat baik MRT, LRT atau moda lain serta luasan yang dibutuhkan serta cakupannya.

Sebab, di kawasan Gerbangkertasusila ada pemetaan detail setiap titik dibutuhkan kapasitas angkutan sampai seberapa, baik untuk moda transportasi barang, jasa maupun logistik.

Ditegaskan Khofifah pembasahan detail plan koneksitas Gerbangkertsusila kini terus intens dibahas.

Sampai kemarin, tim Pemprov dan Kemenkoperekonomian masih terus menyusun.

"Minggu sore lalu saya juga ikut rapat detail plan nya. Termasuk seperti jika kita akan membangun Gerbangkertasusila dengan koneksitas publik transportasi membutuhkan anggaran berapa. Tim Bank Indonesia juga bantu menghitung, kira kira APBN akan support apanya, lalu privat sector berapa dan akan membantu pertumbuhan ekonomi sampai berapa," terangnya.

Lebih lanjut dikatakan mantan Menteri Sosial RI ini, ada tiga proyek strategis nasional di Jawa Timur.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved