Kilas Balik

Perjuangan Perwira Tinggi TNI AU Rancang Pesawat Indonesia Sebelum BJ Habibie, Pakai Kawat Jemuran

Sebelum BJ Habibie, ada seorang perwira tinggi TNI AU yang telah berjuang merancang dan membuat pesawat pertama Indonesia. Simak kisahnya

Perjuangan Perwira Tinggi TNI AU Rancang Pesawat Indonesia Sebelum BJ Habibie, Pakai Kawat Jemuran
via Sosok.id
Marsekal Muda Udara (Anumerta) Nurtanio Pringgoadisuryo (kiri), perwira tinggi TNI AU pembuat pesawat pertama Indonesia 

SURYA.co.id - Sebelum BJ Habibie, ternyata ada seorang perwira tinggi TNI AU yang telah berjuang merancang dan membuat pesawat pertama Indonesia

Perjuangan perwira tinggi TNI AU ini menghasilkan pesawat pertama buatan Indonesia, meski hanya berbekal peralatan seadanya

Siapa perwira tinggi TNI AU tersebut? Ia adalah Marsekal Muda Udara (Anumerta) Nurtanio Pringgoadisuryo

Meski namanya terdengar agak asing, tapi sosok inilah yang melahirkan perusahaan penerbangan pertama di Indonesia yang kemudian dikembangkan oleh BJ Habibie

Di kalangan TNI AU, nama Nurtanio menjadi bapak pembuat pesawat pertama kali di Indonesia.

Nurtanio Pringgoadisuryo
Nurtanio Pringgoadisuryo (Sosok.id)

Dilansir dari Sosok.id dalam artikel 'Bukan Habibie, Inilah Sosok Orang Indonesia Pertama yang Membuat Pesawat Terbang, Pakai Alat Seadanya Termasuk Kawat Jemuran', ketertarikannya dalam pembuatan pesawat sudah ia awali bahkan sebelum Indonesia merdeka.

Nurtanio muda pernah mengenyam pendidikan di sekolah teknik Kogyo Senmon Gakko, tujuannya hanya mempelajari teknik pembuatan pesawat dan dasar-dasar aerodinamika.

Saking kecintaannya dalam hal pesawat terbang, ia pernah mendirikan klub pecinta pesawat yang bernama Junior Aero Club (JAC) pada jaman Jepang.

Setelah berdiri TRI AU (sekarang TNI AU) pada 9 April 1946, Nurtanio muda masuk dalam kesatuan tersebut di Biro Perencanaan dan Konstruksi.

Ia bergabung dalam sebuah Biro di bawah TRI AU yang berlokasi di Maospati, Jawa Timur (sekarang salah satu wilayah di Magetan).

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved