Peduli Guru, Universitas Negeri Malang Beri Pelatihan Penulisan Artikel dan Sitasi Berbasis Online

Peduli Guru, Universitas Negeri Malang Beri Pelatihan Penulisan Artikel dan Sitasi Berbasis Online

Peduli Guru, Universitas Negeri Malang Beri Pelatihan Penulisan Artikel dan Sitasi Berbasis Online
ist/citizen reporter
Universitas Negeri Malang Beri Pelatihan Penulisan Artikel dan Sitasi Berbasis Online 

SURYA.co.id - Peran guru bukan hanya mengajar di kelas dan memberi nilai. Guru juga dituntut untuk produktif berkarya dan membagikan sumbangsih pikirannya tentang permasalahan pendidikan dalam bentuk artikel.

Demi membantu guru untuk dapat menulis artikel dan terpublikasi di jurnal, tim penelitian dosen Administrasi Pendidikan Universitas Negeri Malang (UM), menggelar pelatihan penulisan artikel dan sitasi berbasis online untuk guru, Selasa (27/8/2019).

Sebagai wujud nyata pengabdian terhadap masyarakat, tim  menggandeng Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso sebagai salah satu daerah dengan jumlah sekolah satu atap yang cukup banyak.

Sasaran dari kegiatan itu diarahkan untuk memberi pendampingan kepada guru-guru sekolah satu atap yang berada di wilayah pinggiran Kabupaten Bondowoso.

Kegiatan pendampingan penulisan artikel langsung dipandu salah satu guru berprestasi yang produktif dalam publikasi karya ilmiah. Rida Syamsiah, guru SMP Negeri 3 Bondowoso menjadi mentor menulis guru-guru di sesi pertama.

Guru-guru tampak bersemangat ketika memperoleh penjelasan dari perempuan yang akrab disapa Rida itu. Materi tentang menyusun artikel sederhana dengan metode Asli, Penting, Inovatif, dan Kreatif (APIK). Menurut Rida, kendala guru dalam menulis artikel adalah guru sering enggan untuk menyusun artikel karena sibuk dengan aktivitas mengajar dan kegiatan administratif di sekolah.

“Dengan pelatihan seperti itu, guru akan berpikir, menulis artikel itu mudah dan asyik untuk mengisi waktu luang,” paparnya.

Sementara guru-guru merasa terbantu dengan adanya kegiatan pelatihan itu. Selama ini guru-guru kesulitan dalam menulis artikel dan harus memublikasikan karyanya. Dengan menggunakan metode APIK itu, guru sangat terbantu.

Salah satu yang merasakan manfaat pelatihan itu adalah Ghurrotus Tsaniyah. Menurut guru sekolah satu atap Patemon itu tersebut, metode APIK membuat dia tertarik untuk menulis artikel.

“Metode itu sepertinya membuat saya mudah menulis artikel. Sebelumnya, saya enggak paham menulis artikel itu harus bagaimana,” ungkap Ghurro.

Metode itu memang dikonsep kolaboratif dengan penggunaan aplikasi sitasi online yakni Mandeley. Juharyanto, dosen UM juga memberikan arahan kepada guru-guru. Ia menegaskan, menulis artikel itu mudah dan mengasyikan. Memanfaatkan waktu luang, guru dapat menulis artikel dari hasil penelitian tindakan kelas yang kemudian dapat dikirim untuk dipublikasi di jurnal terindeks nasional maupun internasional.

“Menulis artikel itu mudah dan kami memfasilitasi pelatihan seperti ini agar guru-guru tak merasa menulis artikel adalah beban. Asal ada kemauan dan niat, menulis artikel akan mengasyikan,” tutupnya.

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved