Berita Tuban

Land Clearing Kilang Minyak GRR Selesai Pertengahan 2020, Ini Jumlah Tenaga Kerja yang Dibutuhkan

Pengerjaan pembukaan lahan untuk kilang minyak antara Pertamina dan Rosneft itu ditargetkan selesai 2020.

Land Clearing Kilang Minyak GRR Selesai Pertengahan 2020, Ini Jumlah Tenaga Kerja yang Dibutuhkan
surya.co.id/m sudarsono
VP HSSE Direktorat Megaproyek Pengolahan & Petrokimia, Sahadi saat menjawab progres land clearing, Selasa (17/9/2019). 

SURYA.co.id | TUBAN - Pengerjaan land clearing telah dilakukan kilang minyak Grass Root Refinery (GRR).

Pengerjaan pembukaan lahan untuk kilang minyak antara Pertamina dan Rosneft itu ditargetkan selesai 2020.

VP HSSE Direktorat Megaproyek Pengolahan & Petrokimia, Sahadi mengatakan, land clearing rencananya akan dilaksanakan hingga pertengahan 2020.

Hingga saat ini sudah dilakukan dua tahap, pertama berakhir Maret lalu membutuhkan 111 orang.

Tahap dua ini direncanakan selesai Mei mendatang selesai, dengan serapan tenaga kerja 139 orang.

"Total tenaga kerja dari tahap awal hingga dua ini ada 250 orang, rencananya selesai Mei 2020," ujarnya kepada wartawan seusai pemberian pelatihan pekerjaan di BLKI, Selasa (17/9/2019)

Dia menjelaskan, di tahap awal lahan yang dikerjakan land clearing yaitu dua hektare, tidak banyak memang.

Sedangkan untuk di tahap dua ini yang dikerjakan yaitu 324 hektare, lahan milik KLHK.

Setelah land clearing selesai, maka progres selanjutnya yaitu persiapan konstruksi, tapi masih membutuhkan waktu yang cukup lama kalau ini.

"Iya kita selesaikan land clearing dulu, baru nanti konstruksinya berjalan. Tapi masih butuh waktu lama untuk konstruski," Pungkasnya.

Sekadar diketahui, pembangunan kilang minyak ini membutuhkan lahan sekitar 841 hektare, rinciannya lahan KLHK 348 hektare, dan lahan warga 493 hektare, meliputi Desa Wadung, Sumurgeneng, dan Kaliuntu, Kecamatan Jenu.

Sebelumnya kilang akan ditempatkan di Desa Remen dan Mentoso membutuhkan lahan 548 hektare, rinciannya lahan KLHK 348 hektare, dan lahan warga sekitar 200 hektare lebih, namun pembebasan lahan yang tak kunjung selesai sehingga proyek dipindahkan di tiga Desa tetangga.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved