Berita Jember

Honda City Vs KA Mutiara Timur di Jember, Warga Sebut Alarm Perlintasan Mati. 'Rusak Sebulan'

Korban kecelakaan kereta api di Dusun Gayam Desa Rambigundam Kecamatan Rambipuji, Jember, Imam Sudjono (66) ternyata pensiunan PT Kereta Api (Persero)

Honda City Vs KA Mutiara Timur di Jember, Warga Sebut Alarm Perlintasan Mati. 'Rusak Sebulan'
surya/sri wahyunik
Honda City bernomor polisi L 1022 EH yang dikemudikan Imam Sujono (66), warga Kelurahan/Kecamatan Sumbersari Jember kecelakaan tabrakan dengan KA Mutiara Timur. 

SURYA.co.id | JEMBER - Korban kecelakaan kereta api di Dusun Gayam Desa Rambigundam Kecamatan Rambipuji, Jember, Imam Sudjono (66) ternyata pensiunan PT Kereta Api (Persero). Hal ini berdasarkan selembar kartu pensiunan PT KAI yang ditemukan warga sekitar ketika menolong Imam, dan istrinya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Selasa (17/9/2019) siang terjadi kecelakaan kereta api di perlintasan tanpa palang pintu di Dusun Gayam Desa Rambigundam Kecamatan Rambipuji, Jember. Dari data yang disampaikan Manajer Humas PT KAI Daerah Operasional 9 Jember, Mahendro Trang Bawono, kecelakaan terjadi antara KA Mutiara Timur Siang relasi Surabaya Gubeng - Banyuwangi Baru dengan kendaraan roda empat sekitar pukul 12.40 WIB.

Honda City Plat L Tabrakan dengan KA Mutiara Timur di Jember, Kecelakaan di Perlintasan Tanpa Palang

"Terima laporan dari masinis KA 87 Mutiara Timur Siang relasi Sgu-Jr (Surabaya - Jember) jam 12.40 wib di KM 188+8/9 petak jalan Rbp-Mi (Rambipuji - Mangli) dikarenakan tertemper kendaraan mobil," demikian pesan tertulis yang disampaikan Mahendro perihal kecelakaan itu.

Kepada Surya, Mahendro membenarkan peristiwa itu.

KA Mutiara Timur Siang melaju dari arah Surabaya atau dari arah barat menuju timur atau Stasiun Jember.

KA baru saja meninggalkan Stasiun Rambipuji untuk meneruskan perjalanan ke Stasiun Jember.

Namun saat berada di pintu perlintasan itu, mobil yang melintas tertemper KA tersebut.

Mobil yang tertabrak melaju dari arah utara hendak ke selatan melintasi pintu perlintasan tersebut.

"Pintu perlintasan tidak terjaga. Mobil tidak berhenti sehingga kecelakaan tidak bisa dihindari. Bagian depan mobil menemper KA Mutiara Timur Siang, dan terpental," imbuh Mahendro.

Mobil Honda City bernomor polisi L 1022 EH itu dikemudian oleh Imam Sudjono, warga Kelurahan/Kecamatan Sumbersari.

Halaman
12
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved