Berita Tulungagung

ULT PSAI Dampingi 7 Anak Laki-laki, Korban Pencabulan Pemulung di Tulungagung

Muhanjar Sidik mengaku sudah berhubungan intim dengan 50 laki-laki sejak 12 tahun silam.

ULT PSAI Dampingi 7 Anak Laki-laki, Korban Pencabulan Pemulung di Tulungagung
SURYA.co.id/David Yohanes
Rumah Muhanjar Sidik (42) yang digerebek personel Polda Jatim, Selasa (10/9/2019), sekitar pukul 20.00 WIB. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif (ULT PSAI) Tulungagung, mendampingi tujuh anak laki-laki korban pencabulan sejenis.

Mereka adalah korban Muhanjar Sidik (42), warga Dusun Mayangan, Desa Srikaton, Kecamatan Ngantru yang ditangkap Polda Jawa Timur.

"Kami sudah dilibatkan sejak awal untuk melakukan assesment," ujar Koordinator ULT PSAI Tulungagung, Sunarto, Senin (16/9/2019).

Selama korban tersebut masih berusia anak, ULT PSAI akan mendampingi. Tujuh anak itu semuanya berasal dari Tulungagung

ULT PSAI terus melakukan koordinasi dengan pihak Polda Jatim, karena tidak menutup kemungkinan ada korban lain.

"Kami mendampingi sejak dari pemberian keterangan awal, proses hukumnya nanti dan pendampingan psikologi korban," sambung Sunarto.

Seks sejenis terhadap anak-anak yang dilakukan Sidik bukan yang pertama diungkap Polda Jatim.

Sebelumnya, Purwanto (33) alias Poernanda, warga Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, juga ditangkap personel Polda Jatim karena dugaan melakukan hubungan sejenis dengan anak-anak, pada akhir Juni 2019 silam.

Kasusnya sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Tulungagung.

"Untuk kasus yang di Bangoan, kami juga mendampingi dua korban anak laki-laki," ungkap Sunarto.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved