Rumah Duka Mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Ditutup untuk Umum
tiba-tiba terdengar sebuah imbauan : "Bagi yang bukan keluarga dan kerabat mohon meninggalkan lokasi," pinta seorang pria dari pengeras suara.
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA.co.id | BANGKALAN - Jenazah mantan bupati Bangkalan, Fuad Amin, telah tiba di rumah duka di Jalan Letnan Mestu, Kampung Saksak, Kelurahan Kraton, kabupaten Bangkalan, sekitar pukul 19.45 WIB, Senin (16/9/2019).
Kedatangan jenazah tokoh Bangkalan itu membuat Jalan Letnan Mestu tidak terbuka untuk umum.
Nampak petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan berjaga di simpang tiga atau sekitar 200 meter dari rumah duka.
Bahkan Jalan RA Kartini pun diberlakukan satu jalur. Tanda dilarang melintas terpasang di mulut jalan tersebut atau 300 meter dari rumah duka.
Ratusan warga, pejabat, tokoh masyarakat, hingga politisi berdatangan.
Namun tiba-tiba terdengar sebuah imbauan : "Bagi yang bukan keluarga dan kerabat mohon meninggalkan lokasi," pinta seorang pria dari pengeras suara.
• Fuad Amin Meninggal, Pengamat Politik Sebut Madura Kehilangan Tokoh Sentral
• Jenazah Mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin Akan Dimakamkan di Bangkalan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/jenazah-fuad-amin-tiba-di-bangkalan.jpg)