Berita Mojokerto

Rayakan HUT TNI ke-74, 900 Crosser se-Jatim Ikut Mayangkara Adventur Trail di Mojokerto

Sebanyak 900 pembalap motor trail se-Jatim unjuk gigi dalam kegiatan Mayangkara Adventure Trail dari Bumi Majapahit di Mojokerto

Rayakan HUT TNI ke-74, 900 Crosser se-Jatim Ikut Mayangkara Adventur Trail di Mojokerto
TribunJatim.com/Febrianto Ramadani
Pembalap motor trail saat menaklukan lintasan ekstrim dalam kegiatan Mayangkara Adventure Trail dari Bumi Majapahit untuk NKRI di Pacet, Kabupaten Mojokerto, Senin (16/9/2019) 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Sebanyak 900 pembalap motor trail se-Jatim unjuk gigi menaklukan lintasan ekstrim dalam kegiatan Mayangkara Adventure Trail dari Bumi Majapahit untuk NKRI di Dusun Mojokembang, Desa Mojokembang, Pacet, Kabupaten Mojokerto, Senin (16/9/2019). Kegiatan ini digelar Batalyon Para Raider 503 Mayangkara bertujuan untuk memperingati HUT TNI ke-74.

Tentu tidak mudah bagi para crosser menaklukan lintasan tersebut. Banyak pembalap motor trail jatuh beberapa kali saat melewati aliran sungai dan Hutan Pinus, tepatnya di Hutan Perbukitan Gunung Welirang.

Pemandangan bebatuan dan tanjakan ekstrim sepanjang 100 meter, dengan kemiringan 50 derajat, menjadi pelengkap Peserta Mayangkara Trail saat melintasi Kecamatan Pacet, Kecamatan Pungging, dan Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Dengan mengambil garis start di Bukit Bunga, para crosser harus menuruni tebing yang curam.

Heru Yanto,(35), salah satu crosser asal Sidoarjo, mengaku kesulitan saat menaklukan lintasan yang melewati Sungai Gembolo, Goa Gembyang 

"Treknya sangat menantang jika dibandingkan dengan event yang pernah saya ikuti. Banyak batu besar dan melewati arus sungai. Sebagian trek yang berupa tanjakan dan berbentuk terasiring, menambah adrenalin tersendiri bagi kami," ungkapnya, Senin (16/9/2019).

Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi, menuturkan event ini merupakan sarana promosi daerah dalam mengenalkan kekayaan wisata dan alam di Kabupaten Mojokerto.

Pungkasiadi berharap Trail Adventure bisa menjadi salah satu destinasi wisata dengan menyajikan wilayah hutan dan sungai yang masih perawan.

"Dengan tema dari Bumi Majapahit untuk NKRI, bisa diartikan sebagai semangat Majapahit dalam menghadapi rintangan yang ada walau medan yang akan dilalui terjal. Namun, tetap satu kesatuan NKRI," tandas Pungkasiadi.

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved