Sosok

Potret Octavia Tungary, Tak Lupa Budaya Sendiri

Penanggung jawab Mediatek IFI Surabaya, Octavia Tungary, melupakan budaya negara sendiri ketika belajar budaya Perancis

Potret Octavia Tungary, Tak Lupa Budaya Sendiri
surya/habibur rohman
Potret Octavia Tungary 

SURYA.co.id | SURABAYA - Belajar budaya lain bukan berarti melupakan budaya negara sendiri. Penanggung jawab Mediatek IFI Surabaya, Octavia Tungary, menjadikan hal itu sebagai pedoman ketika memutuskan untuk mempelajari budaya Perancis.

"Melalui belajar budaya lain, pemikiran kita akan lebih luas. Selain itu juga akan lebih bisa menghargai perbedaan dan lebih pengertian kepada orang lain," kata Octavia, Senin (16/9/2019).

Alumnus DKV UK Petra ini mengaku tertarik dengan budaya Perancis, termasuk bahasanya. Sejak SMA, Octavia mengaku sudah suka Bahasa Perancis.

"Kebetulan ketika kuliah magang di IFI Surabaya juga. Bahasa Perancis termasuk bahasa yang banyak digunakan di seluruh dunia," sambungnya.

Namun, dara kelahiran 16 Oktober 1994 ini ia tetap tak melupakan Bahasa Indonesia, termasuk budayanya.

"Supaya pemikiran kita terbuka, tak ada salahnya belajar bahasa dan budaya lain supaya bisa saling menghormati. Kalau sudah saling menghormati, Bhineka Tunggal Ika akan tercapai," pungkasnya.

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved